Jika Anda ingin mengubah pola makan Anda sambil tetap memastikan Anda mendapatkan protein yang cukup, Anda dapat memilih sumber protein nabati.
Amy Fox, seorang ahli nutrisi di AS, mengatakan: "Meskipun jumlah protein dalam buah umumnya tidak sebanyak dalam daging, beberapa buah mengandung protein dalam jumlah yang signifikan."
Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG), wanita yang kurang aktif sebaiknya mengonsumsi sekitar 46 gram protein per hari, dan pria yang kurang aktif sebaiknya mengonsumsi sekitar 56 gram protein per hari.
Namun, Anda mungkin membutuhkan lebih banyak protein jika Anda sangat aktif. Sering merasa lapar bisa menjadi tanda bahwa Anda perlu mengonsumsi lebih banyak protein.
Berikut beberapa buah yang tinggi protein, menurut Real Simple .
Mentega
Selain lemak sehat dan serat, alpukat juga mengandung protein. Oleh karena itu, Anda dapat mempertimbangkan hidangan seperti smoothie alpukat atau salad alpukat jika ingin menambah asupan protein Anda.
Selain lemak sehat dan serat, alpukat juga mengandung protein.
Nangka
Nangka merupakan sumber protein yang baik bagi banyak vegetarian. Menurut Ibu Fox, nangka juga dapat digunakan sebagai pengganti daging dan diolah dalam berbagai macam hidangan.
Jambu biji
Jambu biji adalah buah tropis yang kaya protein. Ibu Fox menyarankan agar jambu biji dapat digunakan sebagai camilan atau diolah menjadi berbagai hidangan seperti smoothie, selai, atau bahkan jeli jambu biji.
Buah beri hitam
Buah beri hitam kaya akan protein, serat, dan antioksidan. Buah ini merupakan bahan umum dalam banyak makanan yang dipanggang. Selain itu, buah beri hitam yang dipadukan dengan yogurt dan oatmeal adalah pilihan sarapan favorit bagi banyak orang.
Kiwi
Buah kiwi tidak hanya mudah dimakan dan lezat, tetapi juga mengandung banyak nutrisi seperti kalsium, kalium, dan serat. Meskipun kiwi mengandung lebih banyak gula dan karbohidrat daripada buah tropis lainnya, buah ini tetap dianggap sebagai makanan sehat.
Aprikot
Aprikot kaya akan protein. Buah ini juga memiliki sifat melembapkan dan kaya akan nutrisi seperti antioksidan, kalium, dan beta-karoten. Aprikot dapat dimakan mentah atau digunakan dalam hidangan penutup.
Jeruk bali
Di antara buah-buahan sitrus, jeruk bali memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Selain itu, jeruk bali juga kaya akan vitamin C. Selain dimakan sebagai makanan penutup, salad jeruk bali juga sangat populer karena rasanya yang menyegarkan dan nilai gizinya yang tinggi.
Tomat
Kandungan protein tomat bervariasi tergantung pada varietasnya. Selain itu, tomat juga kaya akan nutrisi seperti antioksidan, vitamin, dan serat. Masakan yang menggunakan tomat pun sangat beragam.
Tautan sumber






Komentar (0)