
Pada tanggal 28 Mei, Asosiasi Asuransi Vietnam (IAV) merilis laporannya tentang riset opini publik dan kebijakan penjangkauan masyarakat di bidang asuransi jiwa.
Studi yang dilakukan oleh IFM Research terhadap 1.265 orang di Hanoi, Ho Chi Minh City, Hai Phong, Da Nang, Can Tho, dan berbagai daerah pedesaan, bertujuan untuk menguraikan kesadaran dan tren keuangan masyarakat Vietnam dalam konteks ekonomi yang tidak stabil.
Hasil survei menunjukkan bahwa 89% menganggap asuransi jiwa sangat penting dalam hidup mereka. Angka ini tercatat di semua kelompok: mereka yang saat ini memiliki polis (91%), mereka yang belum pernah berpartisipasi (86%), dan mereka yang sebelumnya pernah berpartisipasi dalam asuransi (91%).
Alasan utama orang menghargai asuransi adalah kebutuhan akan perlindungan terhadap risiko penyakit, kecelakaan, dan kematian. 57% responden memandang asuransi sebagai "perisai" finansial terhadap kejadian tak terduga, sementara 45% percaya bahwa asuransi adalah alat untuk menstabilkan keuangan keluarga.

Namun, laporan tersebut juga menunjukkan paradoks yang mencolok: masyarakat Vietnam masih memprioritaskan solusi keuangan "defensif" daripada manajemen risiko proaktif melalui asuransi. Ketika menghadapi peristiwa tak terduga, 67% orang memilih untuk menggunakan tabungan mereka, 53% memangkas pengeluaran, dan 39% mencari sumber pendapatan tambahan.
Hal ini menunjukkan bahwa asuransi jiwa saat ini dipandang sebagai lapisan perlindungan tambahan, bukan sebagai alat manajemen risiko inti atau solusi keuangan jangka panjang.
Tekanan finansial tetap menjadi kendala terbesar yang mencegah banyak orang untuk mempertahankan polis asuransi jangka panjang. Menurut survei, premi rata-rata sekitar 1,8 juta VND per bulan, setara dengan hampir 22 juta VND per tahun – angka yang dianggap cukup besar mengingat fluktuasi pendapatan saat ini.
Selain itu, preferensi terhadap saluran investasi jangka pendek dan kekhawatiran tentang jangka waktu pembayaran premi yang panjang juga secara signifikan memengaruhi keputusan orang untuk membeli asuransi.
Laporan IAV mengungkapkan perbedaan yang jelas dalam perilaku keuangan berdasarkan usia dan wilayah geografis. Mereka yang berusia di bawah 30 tahun memprioritaskan pembelian aset besar dan mendukung orang tua mereka; mereka yang berusia 30-40 tahun fokus pada menabung untuk anak-anak mereka; sementara mereka yang berusia di atas 41 tahun lebih memperhatikan tabungan pensiun.
Meskipun 83% peserta survei menyatakan mereka memiliki rencana keuangan, mayoritas baru benar-benar memperhatikannya setelah pandemi COVID-19 dan tidak mempertahankan kebiasaan meninjaunya secara teratur. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pola pikir perencanaan keuangan telah terbentuk, kemampuan perencanaan jangka panjang masih perlu ditingkatkan.
Survei tersebut juga mencatat perbedaan yang jelas antar wilayah. Masyarakat di wilayah Selatan cenderung merencanakan keuangan mereka lebih awal dan untuk jangka panjang, sementara masyarakat di wilayah Utara memprioritaskan tujuan jangka pendek dan pengelolaan arus kas harian. Yang perlu diperhatikan, daerah pedesaan di Vietnam Tengah memiliki persentase tertinggi penduduk yang belum memiliki rencana keuangan.
Meskipun demikian, pasar menunjukkan tanda-tanda positif, dengan 80% individu yang tidak diasuransikan menyatakan niat mereka untuk membeli asuransi dalam 12 bulan ke depan. Menurut IAV, ini menunjukkan bahwa orang-orang secara bertahap beralih dari pilihan emosional ke pendekatan yang didasarkan pada kebutuhan perlindungan finansial yang sebenarnya.
Secara khusus, kelompok pelanggan muda berusia 22-29 tahun dan keluarga dengan anak kecil dianggap sebagai segmen pasar yang paling menjanjikan, tetapi juga menuntut tingkat transparansi dan kualitas nasihat tertinggi.
Dengan Vietnam mencatat sekitar 1,1 juta kecelakaan yang mengakibatkan cedera dan lebih dari 30.000 kematian setiap tahunnya, para ahli percaya bahwa mempromosikan asuransi jiwa sebagai alat perlindungan keuangan yang proaktif menjadi semakin mendesak.
Sumber: https://hanoimoi.vn/89-danh-gia-bao-hiem-la-thiet-yeu-975975.html








Komentar (0)