
Pemerintahan Trump sedang bernegosiasi untuk mendanai produsen drone Amerika. (Foto: ZUMA Press)
Menurut Wall Street Journal, diskusi yang berlangsung selama berbulan-bulan antara bisnis swasta dan Pentagon melibatkan Kantor Modal Strategis, sebuah unit pemberi pinjaman yang didirikan di bawah mantan Presiden Joe Biden untuk mendukung bisnis-bisnis yang penting bagi rantai pasokan keamanan nasional.
Di antara perusahaan yang dipertimbangkan untuk mendapatkan pendanaan adalah Unusual Machines, produsen komponen drone tempat putra Trump, Donald Trump Jr., menjabat sebagai penasihat. Nama terkenal lainnya adalah Neros, sebuah perusahaan rintisan yang mengkhususkan diri dalam pengembangan drone otonom dan didukung oleh Sequoia Capital. Selain itu, Performance Drone Works, sebuah perusahaan yang sebelumnya memenangkan kontrak untuk memasok drone pengintai ke militer AS, juga termasuk dalam daftar perusahaan yang dipertimbangkan untuk mendapatkan pendanaan.
Menurut Wall Street Journal, kemajuan teknologi drone telah diidentifikasi sebagai "prioritas presiden" dalam anggaran pertahanan senilai $1,5 triliun yang diusulkan Presiden Trump untuk tahun fiskal 2027.
Beberapa opsi sedang dibahas, termasuk model dukungan keuangan hibrida yang menggabungkan pinjaman dan investasi ekuitas, yang memungkinkan pemerintah AS untuk memegang saham di bisnis-bisnis strategis.
Dalam berita lain, menurut laporan analisis yang diterbitkan pada 27 Mei, kontraktor militer AS akan membutuhkan setidaknya tiga tahun untuk memulihkan persediaan tiga sistem senjata utama yang digunakan secara luas dalam perang dengan Iran. Penilaian ini menimbulkan kekhawatiran bahwa militer AS dapat menghadapi keterbatasan daya tembak jika terjadi konflik di masa depan.

Amerika Serikat akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengisi kembali persenjataan canggih yang digunakan dalam perang melawan Iran. Foto: US MDA.
Tiga senjata yang disebutkan meliputi rudal jelajah Tomahawk, yang digunakan untuk menyerang target jauh di dalam wilayah musuh, serta sistem pencegat Patriot dan THAAD, yang khusus dirancang untuk menangkal rudal dan drone.
Menurut para analis, pengisian kembali persenjataan rudal modern menghadapi banyak tantangan karena rantai pasokan pertahanan yang kelebihan beban, kapasitas produksi yang terbatas, dan meningkatnya permintaan militer di tengah persaingan strategis yang semakin ketat.
Thuy Ha
Sumber: Reuters/AP
Sumber: https://baothanhhoa.vn/my-se-rot-von-cho-cac-cong-ty-san-xuat-drone-quan-su-289175.htm








Komentar (0)