
Tuan Ho Thanh Nam di sebelah produk teh sirsaknya. Foto: Phuong Lan
Saya bertemu Nam saat dia sibuk mempersiapkan permohonan evaluasi ulang dan klasifikasi ulang produk teh sirsaknya untuk mencapai standar OCOP bintang 3. Menurut Nam, motivasi terbesarnya untuk membuat teh sirsak adalah kekhawatirannya tentang fluktuasi harga buah sirsak. “Menjual sirsak segar sangat sulit dikendalikan. Mengolah sirsak menjadi teh tidak hanya memecahkan masalah pencarian pasar untuk produk pertanian tetapi juga menciptakan nilai tambah yang jauh lebih tinggi untuk buah sirsak. Itulah yang memotivasi saya untuk berusaha meningkatkan merek setiap hari,” kata Nam.
Berawal dari 1,5 hektar kebun keluarga, Bapak Nam berinvestasi pada mesin dan meneliti proses pengeringan untuk mengubah irisan sirsak segar menjadi teh yang lezat. Pada awal bisnisnya, ia menghadapi kesulitan karena kurangnya arahan yang jelas, tetapi dengan ketekunan, ia belajar dari pengalaman dan merancang jalur kewirausahaannya sendiri.
Yang membedakan pendekatan Bapak Nam adalah pola pikir ekonomi kolektifnya. Tidak hanya berhenti pada skala keluarga, beliau kini telah mendirikan koperasi buah srikaya dengan enam anggota. Ini merupakan langkah penting dalam memastikan pasokan bahan baku yang stabil dan mendorong kekompakan dalam komunitas produksi.
Setiap bulan, Bapak Nam membeli antara 800 kg dan 1,2 ton buah srikaya segar dari rumah tangga yang berafiliasi di komune Dinh My dan daerah sekitarnya seperti Thoai Son dan Oc Eo. Beliau berkomitmen untuk membelinya dengan harga 15.000 - 22.000 VND/kg, lebih tinggi dari harga pasar, sehingga membantu para petani merasa aman dalam budidaya mereka.
Untuk menghasilkan teh berkualitas tinggi, Bapak Nam memprioritaskan pengelolaan bahan baku. Beliau memberikan dukungan teknis dan bimbingan kepada rumah tangga setempat dalam menerapkan langkah-langkah pengelolaan yang ketat terkait tingkat residu pestisida. Filosofi produksi fasilitas ini memprioritaskan penggunaan pupuk organik dan meminimalkan penggunaan pupuk kimia untuk memastikan tanaman sehat dan buah aman dari segi tingkat residu. "Saya menetapkan aturan bagi para petani bahwa mereka sama sekali tidak boleh menyemprotkan pestisida dua bulan sebelum panen dan harus menggunakan pembungkus buah sejak awal untuk meminimalkan dampak lingkungan," kata Bapak Nam.
Saat memandu kami berkeliling area produksi, Bapak Nam memperkenalkan sistem pengeringan yang baru saja diinvestasikan. Meskipun didukung oleh mesin penghancur dan pengering untuk lebih proaktif dalam produksi, teh sirsak Thanh Nam tetap mempertahankan karakteristik halus dari produk buatan tangan. Produk ini dikeringkan secara alami di bawah sinar matahari dan diproses tanpa pengawet, sehingga mempertahankan cita rasa sirsak yang khas. Setiap bulan, fasilitas ini memasok 40-50 kg teh jadi ke pasar, menghasilkan pendapatan 15-25 juta VND, dengan pendapatan berlipat ganda selama musim liburan puncak.
Setelah meraih sertifikasi OCOP bintang 3 sejak tahun 2020, teh sirsak Thanh Nam telah menempuh perjalanan enam tahun untuk membangun posisinya. Pengajuan perpanjangan sertifikasi ini merupakan komitmen terhadap kualitas produk bagi konsumen. Dalam konteks perkembangan teknologi digital , Bapak Nam sangat piawai dalam memanfaatkan saluran media sosial seperti Facebook dan Zalo untuk promosi. “Hubungan dengan pelanggan yang sudah ada sangat penting. Pelanggan yang menganggap produk ini enak dan aman akan merekomendasikannya kepada orang lain; itu adalah saluran pemasaran yang berkelanjutan, menunjukkan kepercayaan mereka terhadap kualitas produk,” kata Bapak Nam.
Sambil menuangkan secangkir teh sirsak yang harum untuk tamunya, Bapak Nam dengan antusias menceritakan perjalanan kewirausahaannya yang dimulai dari buah dari kampung halamannya. Dari meneliti produk baru dan berinvestasi dalam mesin modern hingga memperluas jaringan pemasoknya, apa yang dulunya hanya mimpi kini secara bertahap menjadi kenyataan. Kesuksesan awal pemuda berusia 20-an ini menegaskan arah yang tepat yang diambilnya dan semakin memotivasinya untuk terus mengejar jalan dalam meningkatkan produk pertanian lokal.
PHUONG LAN
Sumber: https://baoangiang.com.vn/9x-nang-tam-tra-mang-cau-a485471.html








Komentar (0)