Di tengah kondisi ekonomi yang bergejolak,ACB mempertahankan momentum pertumbuhannya berkat strategi pengembangan yang sinkron, pengendalian risiko yang ketat, dan biaya operasional yang optimal. Rasio biaya terhadap pendapatan (CIR) terkendali dengan baik di angka 34%, memungkinkan bank untuk mempertahankan efisiensi operasional sekaligus mendukung nasabah dengan program insentif.
Sektor jasa merupakan titik terang di kuartal pertama tahun 2025. Pendapatan dari biaya layanan meningkat lebih dari 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana bisnis kartu meningkat tajam sebesar 161%, memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan non-bunga. Akibatnya, rasio pendapatan non-bunga terhadap total pendapatan meningkat menjadi 20%, menunjukkan bahwa ACB secara bertahap mengurangi ketergantungannya pada pendapatan bunga.
Kredit terus tumbuh stabil, mencapai VND590.000 miliar, naik 3,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bank juga mencatat sinyal positif dari kualitas kredit ketika rasio kredit macet sedikit menurun menjadi 1,48%. Skala mobilisasi modal mencapai VND664.000 miliar, naik 4% dibandingkan akhir tahun 2024, memastikan ketersediaan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan kredit dan likuiditas yang stabil.
ACB juga mempertahankan rasio kecukupan modal yang baik: rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) sebesar 79,8%, rasio modal jangka pendek terhadap pinjaman jangka menengah dan panjang sebesar 18,8% dan rasio kecukupan modal konsolidasi (CAR) lebih dari 11%, lebih tinggi dari persyaratan minimum Basel II.
Berbicara mengenai orientasi pengembangan, Bapak Tu Tien Phat, Direktur Utama ACB, mengatakan: "ACB teguh pada strateginya untuk menjadi bank ritel terkemuka di Vietnam, yang menghubungkan efisiensi bisnis dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah, pemegang saham, dan masyarakat . "
Selain kinerja bisnis, ACB terus mengukir namanya sebagai bank swasta pelopor dalam pembangunan berkelanjutan. Pada kuartal pertama tahun 2025, ACB merilis Laporan Keberlanjutan 2024, yang merupakan tahun ketiga berturut-turut penerbitan laporan ini dan merupakan bank pertama di Vietnam yang menerapkan Prinsip-Prinsip Perbankan Bertanggung Jawab Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Laporan tahun ini menambahkan elemen ekonomi berkelanjutan, yang secara jelas mencerminkan peran ACB dalam berkontribusi terhadap perekonomian dan masyarakat melalui inisiatif ESG. Pada Rapat Umum Pemegang Saham 2025, ACB juga menjadi bank pertama yang menerbitkan Laporan Tahunan dan Laporan Pembangunan Berkelanjutan secara bersamaan.
Tak berhenti di situ, ACB juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial, seperti berkoordinasi dengan Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh untuk menyumbangkan 1.600 tempat sampah ke lebih dari 120 sekolah guna meningkatkan kesadaran akan perlindungan lingkungan. Berkat kontribusi nyatanya, ACB dinobatkan sebagai 50 Perusahaan Terbaik di Kota Ho Chi Minh, dan juga menjadi salah satu bank swasta dengan penyumbang anggaran terbesar di negara ini, dengan lebih dari 5.500 miliar VND pada tahun 2024.
Sumber: https://thoibaonganhang.vn/acb-huong-den-phat-trien-ben-vung-163233.html
Komentar (0)