![]() |
Trent Alexander-Arnold saat pertandingan melawan Celta Vigo. |
Trent Alexander-Arnold menjadi pusat perhatian media Spanyol setelah kesalahannya menyebabkan gol peny equalizer Celta Vigo dalam pertandingan La Liga pekan ke-27 antara Real Madrid dan Real Madrid pada pagi hari tanggal 7 Maret.
Real Madrid memasuki pertandingan di Estadio Abanca-Balaidos dalam tekanan yang cukup besar. Dua kekalahan beruntun telah membuat raksasa Spanyol itu tertinggal empat poin dari Barcelona dalam perebutan gelar juara.
Tim tamu memulai pertandingan dengan baik. Pada menit ke-11, Aurelien Tchouameni mencetak gol pembuka untuk Real Madrid.
Namun, keunggulan ini tidak berlangsung lama. Pada menit ke-25, umpan panjang melewati pertahanan mengejutkan Alexander-Arnold. Bek Inggris itu kalah dalam duel dengan Williot Swedberg dan harus mengejar lawannya ke dalam kotak penalti.
Swedberg kemudian berbalik dengan cepat, melewati Alexander-Arnold sebelum mengoper bola ke Borja Iglesias, yang kemudian mencetak gol untuk menyamakan kedudukan bagi Celta Vigo.
![]() |
Alexander-Arnold menjalani musim pertama yang sulit di Real Madrid. |
Situasi ini langsung dianalisis oleh media Spanyol. Surat kabar Marca menyebutkan bahwa Alexander-Arnold tampak "bingung" dan "tersesat" saat bertahan.
"Lambat, salah posisi, dan kikuk di area penalti," tulis Marca saat menggambarkan cara bek Inggris itu menangani situasi tersebut.
Surat kabar itu juga menyoroti kontras dalam gaya bermain Alexander-Arnold. Saat berpartisipasi dalam serangan, ia tetap memberikan dampak. Sebelumnya, bek berusia 27 tahun itu memberikan umpan yang membuat Vinicius Junior berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tetapi tembakan striker Brasil itu membentur tiang gawang.
"Apakah dia menguasai bola atau tidak adalah dua hal yang sangat berbeda," komentar Marca tentang penampilan Alexander-Arnold.
Meskipun demikian, Real Madrid akhirnya berhasil mengamankan tiga poin penuh. Federico Valverde mencetak gol pada menit kelima waktu tambahan, memberikan kemenangan dramatis bagi tim asuhan Carlo Ancelotti.
Hasil ini membantu Real Madrid terus mengejar Barcelona dalam perebutan gelar La Liga.
Alexander-Arnold menjalani musim pertama yang sulit di Real Madrid. Dua cedera telah menyebabkannya absen dalam banyak pertandingan.
Hingga saat ini, bek Inggris tersebut hanya memulai delapan pertandingan La Liga dan total tampil sebanyak 23 kali untuk Real Madrid sejak meninggalkan Liverpool sebelum Piala Dunia Antarklub FIFA musim panas lalu.
Performa Alexander-Arnold yang tidak konsisten juga memengaruhi posisinya di skuad Inggris. Dalam 12 pertandingan terakhir di bawah asuhan Thomas.
Sumber: https://znews.vn/alexander-arnold-bi-che-lac-loi-o-real-madrid-post1632677.html








Komentar (0)