Alibaba menyebut Tongyi Qianwen 2.0 sebagai "peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya" yang diperkenalkan pada April 2023. Ini adalah versi terbaru dari model bahasa besar (LLM) yang dilatih pada kumpulan data besar dan menjadi dasar untuk aplikasi AI sintetis seperti ChatGPT milik OpenAI.
| Alibaba saat ini merupakan perusahaan komputasi awan terbesar berdasarkan pangsa pasar di Tiongkok, dan sedang berupaya mengejar ketertinggalan dengan Amazon dan Microsoft di luar negeri. |
Tongyi Qianwen 2.0 “menunjukkan kemampuannya yang unggul dalam memahami instruksi yang kompleks, menulis iklan, bernalar, menghafal, dan mencegah halusinasi,” kata Alibaba dalam siaran pers. Halusinasi di sini berarti bahwa AI memberikan informasi yang tidak akurat.
Selain itu, Alibaba juga merilis model AI yang dirancang untuk aplikasi di industri tertentu dan untuk penggunaan spesifik seperti konsultasi hukum dan keuangan, karena menargetkan bisnis.
Alibaba juga mengumumkan "Platform Layanan" GenAI, yang memungkinkan perusahaan untuk membangun aplikasi AI menggunakan sumber data mereka sendiri. Hal ini dipandang sebagai solusi atas kekhawatiran bahwa data dari produk AI yang dibuat secara publik dapat diakses oleh pihak ketiga.
Pada Alibaba Cloud Summit 2023, perusahaan asal Tiongkok ini mengumumkan bahwa mereka akan menerapkan chatbot berbasis AI di seluruh produknya, mulai dari komunikasi perusahaan hingga e-commerce, dalam waktu dekat.
Alibaba saat ini merupakan perusahaan komputasi awan terbesar berdasarkan pangsa pasar di Tiongkok, dan sedang berupaya mengejar ketertinggalan dengan Amazon dan Microsoft di luar negeri.
Sumber






Komentar (0)