Alonso mengambil alih Real Madrid Mei lalu, menggantikan Carlo Ancelotti setelah ia meninggalkan Bayer Leverkusen. Meskipun diharapkan untuk mengantarkan era baru di Santiago Bernabeu, ia tidak mampu bertahan sepanjang musim.
Menurut media Eropa, Marseille dengan cepat mengincar Alonso setelah berpisah dengan Roberto De Zerbi. Klub Prancis itu mengalami krisis setelah tersingkir dari Liga Champions, yang berpuncak pada kekalahan 0-5 melawan PSG di Ligue 1.
Kepergian De Zerbi terjadi atas kesepakatan bersama, memicu serangkaian perubahan di tingkat atas, termasuk pengunduran diri Direktur Olahraga Mehdi Benatia, yang kemudian kembali menjabat untuk sisa musim tersebut.
Dalam konteks itu, Alonso dipandang sebagai kandidat potensial. Namun, ia dilaporkan "langsung menolak" tawaran tersebut karena tidak ingin terlibat dengan tim yang tidak stabil.
Karena gagal meyakinkan mantan manajer Real Madrid tersebut, Marseille menunjuk Habib Beye dengan kontrak hingga 2027. Beye baru saja dipecat oleh Rennes setelah empat pertandingan tanpa kemenangan, tetapi dewan Marseille percaya bahwa pemahaman internal dan hubungannya dengan tim akan membantunya menciptakan dorongan yang dibutuhkan.
Setelah 22 putaran, Marseille berada di posisi keempat Ligue 1, tertinggal 12 poin dari pemimpin klasemen RC Lens. Sementara itu, Alonso masih beristirahat dan ada rumor bahwa ia mungkin akan kembali ke Inggris di masa mendatang untuk menggantikan Arne Slot.
Sumber: https://znews.vn/alonso-tu-choi-doi-bong-phap-post1629097.html







Komentar (0)