Pada sore hari tanggal 30 Oktober, dalam sebuah wawancara dengan wartawan VietNamNet, Ibu Cong Thi Huong, Ketua Komite Front Tanah Air Komune Phuc Khanh (distrik Bao Yen, provinsi Lao Cai), mengatakan bahwa setelah mengetahui adanya banjir di distrik Le Thuy ( provinsi Quang Binh ), pemerintah daerah dan masyarakat Komune Phuc Khanh secara umum, dan masyarakat desa Nu secara khusus, bergandengan tangan untuk berkontribusi dan menyumbangkan barang-barang kebutuhan pokok untuk dikirim kepada para korban banjir.

W-7c25a9c377fecfa096ef.jpg
Warga komune Phuc Khanh sedang menyiapkan perbekalan kebutuhan pokok untuk dikirim ke daerah Le Thuy yang dilanda banjir. Foto: HT

"Truk pertama sudah siap dan diperkirakan akan berangkat akhir pekan ini untuk mengangkut pasokan penting seperti beras, mi instan, air, dan lain-lain, untuk membantu korban banjir di distrik Le Thuy. Truk-truk selanjutnya akan terus berangkat setelah pasokan penting yang cukup terkumpul," kata Ibu Huong.

Sebelumnya, akibat dampak Topan No. 3, Desa Lang Nu (Komune Phuc Khanh) diterjang banjir bandang, menyebabkan kerugian besar berupa jiwa dan harta benda. Masyarakat di seluruh negeri, termasuk di Quang Binh, bergandengan tangan untuk mendukung dan membantu Lang Nu mengatasi kesulitan dan kerugian tersebut secepat mungkin.

Dalam beberapa hari terakhir, akibat dampak Topan No. 6, provinsi Quang Binh mengalami hujan lebat yang menyebabkan banjir di ribuan rumah, memutus akses dan merusak banyak daerah serta jalur transportasi. Situasi banjir sangat parah di distrik Le Thuy.
Struktur perumahan relokasi secara bertahap mulai terbentuk di Desa Nu.

Struktur perumahan relokasi secara bertahap mulai terbentuk di Desa Nu.

Lebih dari sebulan setelah banjir bandang yang dahsyat, kehidupan sehari-hari di Desa Nu telah kembali normal, dan rumah-rumah baru di area pemukiman kembali secara bertahap mulai terbentuk.
Sebuah pesan dari seorang ayah yang kehilangan tiga anaknya di Desa Nu: 'Belajarlah sebagai pengganti pendidikan anak-anak saya'

Sebuah pesan dari seorang ayah yang kehilangan tiga anaknya di Desa Nu: 'Belajarlah sebagai pengganti pendidikan anak-anak saya'

"Kalian belajar menggantikan anak-anak saya" - pesan dari Bapak Hoang Van Thoi kepada murid-muridnya ini membuat banyak guru meneteskan air mata, karena mereka tersentuh oleh penderitaan ayah yang kehilangan tiga anak kecilnya.
Kisah mengharukan di balik foto hasil rekonstruksi sebuah keluarga berempat di Desa Nu.

Kisah mengharukan di balik foto hasil rekonstruksi sebuah keluarga berempat di Desa Nu.

Setelah banjir bandang dahsyat di desa Lang Nu, Hoang Xuan Phuc yang berusia 14 tahun kehilangan ayah dan ibunya. Keinginan Phuc adalah memiliki foto keluarga dengan keempat anggota keluarganya.