Kepercayaan itu diletakkan di daerah-daerah yang sedang menjalani rekonstruksi setelah bencana alam.
Dalam suasana gembira hari pemilihan, bersama dengan hampir 1,2 juta pemilih di seluruh provinsi Lao Cai , 512 pemilih dari desa Lang Nu, komune Phuc Khanh, dengan antusias pergi ke tempat pemungutan suara untuk menjalankan hak dan kewajiban sipil mereka. Perlu dicatat, pemilihan ini berlangsung di tengah latar belakang wilayah tersebut yang baru-baru ini mengalami kerusakan parah akibat bencana alam, dengan banyak keluarga yang harus pindah ke daerah pemukiman baru.

Terlepas dari banyak kesulitan dan kehilangan yang tak tergantikan, suasana di tempat pemungutan suara di desa Lang Nu tetap meriah dan hangat pada hari pemilihan. Sejak pagi hari, warga berkumpul dalam jumlah besar di pusat kebudayaan daerah pemukiman kembali untuk mengikuti upacara pembukaan dan memberikan suara mereka.
Berbicara kepada wartawan, kepala desa Lang Nu, Hoang Van Diep, mengatakan bahwa setelah bencana alam, kehidupan masyarakat secara bertahap mulai stabil. Hari Pemilu bukan hanya peristiwa politik yang penting, tetapi juga kesempatan bagi rakyat untuk menyatakan kepercayaan mereka pada kepemimpinan Partai dan Negara, serta harapan mereka terhadap pembangunan tanah air di era baru.

Untuk menjamin hak pilih rakyat, Komite Pemilu telah melakukan persiapan menyeluruh, mulai dari propaganda dan dekorasi hingga penyediaan informasi lengkap tentang para kandidat. Menurut Lo Tien Huu, Ketua Komite Pembangunan Partai Komune Phuc Khanh dan Ketua Komite Pemilu No. 3, propaganda dilakukan secara rutin, membantu masyarakat memahami hak dan kewajiban mereka, sehingga dapat berpartisipasi aktif dan memilih wakil rakyat yang layak.
Persiapan yang matang dan rasa tanggung jawab para pemilih berkontribusi pada keberhasilan keseluruhan pemilihan, sekaligus menegaskan kepercayaan rakyat terhadap sistem politik, terutama dalam konteks daerah yang berupaya mengatasi kesulitan dan membangun kembali kehidupan.
Harapan akan kehidupan baru yang lahir dari suara kepercayaan.
Selain sekadar menjalankan hak-hak sipil mereka, setiap pemilih di Desa Nu juga mempercayakan surat suara mereka dengan harapan praktis untuk masa depan. Bagi mereka, pemilihan ini memiliki makna khusus – ini menandai awal perjalanan menuju pemulihan dan pembangunan setelah bencana alam.

Pagi-pagi sekali pada tanggal 15 Maret, meskipun sedang mengurus anak kecilnya, Ibu Sam Thi Nhien tetap siap membawa bayinya yang berusia dua bulan ke tempat pemungutan suara untuk menggunakan hak sipilnya. Ia berbagi bahwa, setelah mengalami kehilangan besar ketika banyak anggota keluarganya tewas dalam tanah longsor, ia melihat pemungutan suara sebagai cara untuk menatap masa depan. “Saya berharap dapat memilih wakil rakyat yang benar-benar peduli pada rakyat, membantu kami menstabilkan kehidupan kami, dan membangun desa yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan keyakinan yang sama, Ibu Sam Thi Dan, meskipun bekerja jauh dari rumah, menempuh perjalanan jauh kembali ke kampung halamannya sebelum hari pemilihan. Baginya, setiap pemilihan adalah kesempatan penting untuk menunjukkan tanggung jawab kepada tanah airnya. "Ke mana pun saya pergi, saya tetap ingin kembali untuk memberikan suara saya. Saya percaya bahwa mereka yang terpilih akan berkontribusi pada pembangunan tanah air kita, terutama selama masa sulit ini," katanya.
Di tempat pemungutan suara, banyak pemilih menyatakan harapan mereka agar para wakil rakyat yang terpilih lebih memperhatikan kebijakan kesejahteraan sosial, mendukung masyarakat dalam menstabilkan tempat tinggal dan mengembangkan mata pencaharian mereka, terutama bagi rumah tangga yang terkena dampak bencana alam.
Menurut Lo Tien Huu, Ketua Komite Pembangunan Partai Komune Phuc Khanh dan Ketua Komite Pemilu No. 3, daftar pemilih di Desa Nu diselesaikan 24 jam sebelum pemilihan karena adanya 5 pemilih yang masih hilang setelah Topan Yagi pada tahun 2024 dan 5 pemilih yang pergi ke luar negeri untuk bekerja. Namun, hal ini tidak mengurangi rasa tanggung jawab masyarakat. Semua yang hadir di lingkungan tersebut berpartisipasi aktif, menunjukkan persatuan dan tekad mereka menuju masa depan.
Menyusul keberhasilan pemilihan, kepercayaan pemilih di desa Lang Nu semakin menguat. Mereka mengharapkan wakil rakyat yang terpilih benar-benar bertindak sebagai jembatan antara rakyat dan pemerintah, mendengarkan pemikiran dan aspirasi mereka, serta segera merefleksikan dan menyelesaikan masalah-masalah praktis di tingkat lokal.
Dari hasil pemungutan suara di wilayah relokasi, tersampaikan sebuah pesan yang jelas: kepercayaan rakyat adalah landasan dari semua keputusan. Dan kepercayaan inilah yang akan semakin memotivasi Nu Village untuk mengatasi kesulitan dan secara bertahap membangun kehidupan baru yang lebih stabil dan berkelanjutan di masa depan.
Sumber: https://daibieunhandan.vn/lang-nu-gui-tron-niem-tin-ky-vong-10410948.html






Komentar (0)