Kacang hijau kaya akan antioksidan, vitamin C, dan serat, yang membantu mengurangi peradangan dan melawan radikal bebas yang merusak sel dan menyebabkan kanker.
Kacang hijau kaya akan nutrisi dan merupakan bahan populer dalam banyak masakan. Menurut Departemen Pertanian AS, satu cangkir kacang hijau mentah (125 g) mengandung 31 kalori, 1,8 g protein, 7 g karbohidrat, 2,7 g serat, dan 0,2 g lemak, serta banyak mikronutrien bermanfaat lainnya.
Sebuah tinjauan tahun 2020 oleh Universitas Bellarmine (AS), berdasarkan 10 studi, menunjukkan bahwa kacang hijau mengandung beberapa fitonutrien seperti fenol, karotenoid, dan flavonoid. Zat-zat ini bertindak sebagai antioksidan yang membantu melawan peradangan dalam tubuh, dan peradangan merupakan penyebab penyakit kronis. Oleh karena itu, kacang hijau dapat mengurangi risiko terkena kanker tertentu, radang sendi, diabetes, dan lain sebagainya.
Menurut Institut Kesehatan Nasional AS, mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan, seperti kacang hijau atau buah dan sayuran lainnya, berkontribusi pada penurunan risiko kanker dan diabetes. Hal ini karena senyawa dalam kacang hijau melawan stres oksidatif – suatu kondisi di mana tubuh memproduksi terlalu banyak radikal bebas yang merusak sel dan menyebabkan penyakit.
Kacang hijau kaya akan serat dan antioksidan, yang bermanfaat bagi kesehatan. Foto: Freepik
Menurut Departemen Pertanian AS, kacang hijau merupakan sumber vitamin C yang kaya. Diet yang kaya akan sayuran, kacang-kacangan, dan buah-buahan yang mengandung vitamin C membantu sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik dan memungkinkan tubuh menyerap zat besi nonheme. Zat besi nonheme adalah bentuk zat besi nabati yang ditemukan dalam kacang hijau.
Menurut Harvard TH Chan School of Public Health (AS), vitamin C juga memainkan peran penting dalam melawan infeksi dan menyembuhkan luka. Mengonsumsi kacang-kacangan ini tidak hanya membantu luka sembuh lebih cepat, tetapi vitamin C juga melawan radikal bebas dalam tubuh, sehingga membantu mencegah kanker dan penyakit jantung.
Kacang hijau juga kaya akan serat. Menurut American Nutrition Association, serat membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga meningkatkan rasa kenyang. Ini membantu mengurangi asupan makanan, berkontribusi pada penurunan berat badan dan mencegah obesitas. Serat dalam kacang hijau dapat menurunkan kadar kolesterol dan gula darah, membatasi risiko terkena diabetes. Kelebihan berat badan dan diabetes juga merupakan dua faktor risiko kanker.
Kacang hijau dapat digunakan dalam sup, semur, makanan penutup, kue, atau ditambahkan ke salad, menawarkan banyak manfaat kesehatan. Namun, kacang hijau tidak boleh dimasak terlalu lama karena dapat mengurangi jumlah nutrisi yang bermanfaat.
Mai Cat (Menurut Everyday Health )
| Pembaca dapat mengajukan pertanyaan tentang kanker di sini agar dijawab oleh dokter. |
Tautan sumber







Komentar (0)