Lomba membawa air adalah salah satu kegiatan menarik di Festival Budaya Rakyat "Warna Emas di Tepi Sungai Nam Luong" ke-3 di distrik Bao Yen pada tahun 2025. Lomba ini bukan hanya kegiatan yang menyenangkan tetapi juga memiliki makna spiritual dan budaya yang mendalam bagi masyarakat Tay.
Báo Lào Cai•01/05/2025
Lokasi tempat berlangsungnya kompetisi membawa air. Tiga belas tim dari desa-desa dan dusun-dusun di komune Nghia Do memulai kompetisi membawa air. Tim-tim yang bertanding mengambil air dari puncak air terjun Ban Hoc. Setelah menempuh jarak yang jauh, air murni tersebut dibawa kembali ke titik awal untuk dihitung sebagai bagian dari pencapaian. Air yang telah dibawa kembali akan direbus dengan berbagai macam daun, tumbuhan, dan akar (pengobatan tradisional Vietnam) untuk dijadikan minuman yang akan dipersembahkan kepada tamu.
Tim-tim yang berkompetisi juga membawa berbagai jenis obat tradisional Vietnam, yang bersumber dari kebun rumah dan pegunungan mereka, untuk diperkenalkan dan dipromosikan dalam kompetisi tersebut. Bendera merah dengan bintang kuning, yang diletakkan dengan rapi di tengah meja pada kompetisi, adalah gambar yang indah dengan makna yang sangat penting pada tanggal 30 April. Gadis Tay itu dengan hati-hati menyiapkan bahan-bahan untuk meja presentasi timnya.
Para wanita Tay dengan antusias memajang dan menghias meja teh tim mereka. Tim-tim tersebut mempresentasikan ide-ide mereka tentang penataan meja.
Cangkir-cangkir berisi air yang harum, lezat, dan bermanfaat ini, yang diseduh sendiri oleh penduduk setempat, dipersembahkan kepada tamu dari jauh sebagai pesan keberuntungan, kedamaian, dan nasib baik.
Membawa air adalah ritual tradisional, biasanya dilakukan di awal tahun baru, sebagai ungkapan rasa hormat terhadap alam dan harapan akan kehidupan yang damai dan beruntung. Masyarakat Tay percaya bahwa air adalah sumber kehidupan, simbol kelimpahan dan tak habis-habisnya. Kebiasaan membawa air di awal tahun diperagakan kembali melalui kompetisi membawa air, yang juga mewujudkan makna sakral ini.
Komentar (0)