- Bapak Vuong Van Hau, 33 tahun, saat ini seorang guru Kimia di SMA Van Nham, Distrik Huu Lung, Provinsi Lang Son , telah mendapat penghargaan sebagai salah satu dari "100 pendonor darah sukarela berprestasi di seluruh negeri pada tahun 2025". Dengan 46 kali donor darah dan perjalanan menyebarkan kepedulian, Bapak Hau bukan hanya contoh yang cemerlang tetapi juga "jembatan" yang membawa harapan bagi banyak pasien. Dalam program "Red Journey" 2025, Bapak Hau terus mendonorkan darahnya yang berharga, menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan yang positif.
Menyadari kebaikan mulia donor darah, Bapak Vuong Van Hau mulai mendonorkan darah sejak masih menjadi mahasiswa. Dari tahun 2014 hingga sekarang, beliau rutin mendonorkan darah 2 hingga 4 kali setiap tahunnya. Hingga acara donor darah "Setetes Darah Merah di Lang Son" dalam program Red Journey 2025, beliau telah mendonorkan darah sebanyak 46 kali.
Bagi Bapak Vuong Van Hau, donor darah sukarela bukan hanya "panggilan hati" tetapi sebuah misi bagi seluruh masyarakat. Beliau mengajak semua orang, terutama kaum muda, untuk aktif berpartisipasi dalam donor darah dan menjadi "penyebar" nilai-nilai kemanusiaan, sehingga "Tetesan Merah Lang Son" akan menyebar lebih luas, membawa kehidupan dan harapan bagi mereka yang membutuhkan darah.
Oleh karena itu, selama bertahun-tahun, ia tidak hanya menjadi sukarelawan untuk mendonorkan darah, tetapi dalam setiap posisi dan peran yang diembannya, ia juga secara teratur dan aktif mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam donor darah. Secara khusus, sebagai anggota Klub Bank Darah Hidup Kota Lang Son, ia secara aktif mempromosikan dan mendorong teman dan kerabat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
Sebagai seorang pendidik, ia tidak hanya menyampaikan pengetahuan tetapi juga dengan terampil mengintegrasikan pesan-pesan tentang donor darah ke dalam pelajarannya, membantu siswa mengembangkan rasa tanggung jawab dan cinta terhadap masyarakat. "Benih" kasih sayang yang ia tabur secara bertahap tumbuh subur, menginspirasi rekan kerja, anggota keluarga, dan bahkan generasi muda. Akibatnya, banyak orang telah mendaftar dan berpartisipasi dalam donor darah. Hingga saat ini, ia telah mendorong lebih dari 500 orang untuk berpartisipasi dalam donor darah sukarela, dan keluarganya sendiri telah mendonorkan darah sebanyak 15 kali.
Bapak Hau berbagi: "Donor darah tidak hanya menyelamatkan nyawa tetapi juga menabur benih kasih sayang, memperindah tradisi 'saling mendukung' masyarakat Vietnam. Saya selalu ingin berbagi darah saya yang berharga dan sehat untuk menyelamatkan nyawa banyak pasien yang sakit kritis dan membawa kesehatan bagi banyak orang."
Berkat kontribusinya, pada awal Juni 2025, Bapak Vuong Van Hau mendapat kehormatan mewakili provinsi Lang Son dalam Upacara Nasional untuk menghormati 100 pendonor darah berprestasi dan melapor kepada Wakil Presiden . Pada acara tersebut, beliau dengan rendah hati membandingkan dirinya dengan individu yang telah mendonorkan darah 80, 90, atau bahkan lebih dari 100 kali, menganggap hal ini sebagai motivasi untuk terus berkontribusi dan menyebarkan makna donor darah sukarela. “Kehormatan ini bukan hanya sumber kebanggaan tetapi juga tanggung jawab bagi saya untuk lebih aktif dalam menyebarkan gerakan donor darah untuk menyelamatkan nyawa,” ungkap Bapak Hau.
Perjalanan donor darah sukarela dan penyebaran tindakan mulia ini oleh Bapak Vuong Van Hau merupakan bukti nyata kekuatan kasih sayang, nyala api yang menyulut semangat solidaritas dan berbagi, sehingga semakin meningkatkan citra masyarakat Lang Son sebagai masyarakat yang penuh kasih sayang dan bertanggung jawab terhadap komunitas.
Sumber: https://baolangson.vn/ngon-lua-nhan-ai-lan-toa-tu-nhung-giot-mau-hong-5050660.html








Komentar (0)