Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Arbeloa: 'Wasit merusak pertandingan'

Pelatih Alvaro Arbeloa mengungkapkan kekecewaannya, menyatakan bahwa keputusan untuk mengusir Eduardo Camavinga adalah titik balik yang menyebabkan Real Madrid tersingkir dari Liga Champions.

ZNewsZNews15/04/2026

Arbeloa tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah pertandingan.

Menyusul kekalahan 3-4 melawan Bayern Munich di Allianz Arena pada leg kedua perempat final Liga Champions pada pagi hari tanggal 16 April, Alvaro Arbeloa tidak dapat menyembunyikan kemarahannya dalam konferensi pers. Pelatih asal Spanyol itu menyatakan bahwa kartu kuning kedua yang diberikan kepada Eduardo Camavinga "tidak dapat dipahami" dan merusak jalannya pertandingan secara keseluruhan.

Menurut Arbeloa, situasi yang menyebabkan kartu merah itu tidak pantas diberi peringatan, apalagi pengusiran. Ia bahkan mempertanyakan apakah wasit Slavko Vincic mengetahui bahwa Camavinga sudah menerima kartu kuning, karena para pemain Bayern pun harus mengingatkannya.

"Wasit bahkan tidak tahu dia punya kartu, itu sebabnya dia menunjukkannya, tapi dia merusak apa yang seharusnya menjadi pertandingan yang indah," tegas Arbeloa.

Sebelum titik balik tersebut, Real Madrid bermain seimbang dan beberapa kali unggul. Tim asuhan Arbeloa mengendalikan permainan dengan baik di babak pertama dan menciptakan banyak peluang emas. Namun, saat bermain dengan sepuluh pemain, mereka tidak mampu mempertahankan intensitas dan secara bertahap kehilangan keunggulan di bawah tekanan lawan.

Pelatih yang lahir pada tahun 1983 itu mengakui bahwa suasana umum di ruang ganti dipenuhi "kesedihan dan ketidakadilan." Ia menyesalkan bahwa semua upaya tim telah sia-sia karena keputusan yang kontroversial. Meskipun demikian, Arbeloa tetap memuji para pemainnya, menegaskan bahwa mereka telah berjuang keras dan pantas untuk berbangga.

Kekalahan ini berarti Real Madrid kehilangan kesempatan untuk memenangkan gelar Liga Champions ke-16 mereka. Arbeloa mengatakan dia tidak khawatir tentang masa depannya secara pribadi, tetapi hanya merasa menyesal untuk tim dan para penggemar.

Perjalanan Real Madrid di Eropa berakhir dengan banyak penyesalan, sementara kontroversi seputar kartu merah Camavinga belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Setelah menyelesaikan pertandingan perempat final Liga Champions, Real Madrid kalah dari Bayern Munich dengan agregat 4-6. Pada leg pertama, mereka menderita kekalahan 1-2 di stadion kandang mereka, Santiago Bernabeu. Bagi Real Madrid, musim tanpa trofi tampaknya sudah di depan mata.

Keunggulan Real Madrid menjelang laga krusial melawan Bayern Munich: Kekalahan 1-2 melawan Bayern Munich di leg pertama perempat final Liga Champions menempatkan Real Madrid pada posisi di mana mereka harus memenangkan leg kedua pada 16 April.

Sumber: https://znews.vn/arbeloa-trong-tai-da-pha-nat-tran-dau-post1643947.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Rasakan kebahagiaan

Rasakan kebahagiaan

Cahaya Perdamaian

Cahaya Perdamaian

Ziarah

Ziarah