Bek tengah Brasil, Nicolas Otamendi, mencetak satu-satunya gol yang memberi Argentina kemenangan 1-0 atas Brasil di babak keenam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan, pada pagi hari tanggal 22 November.
Sundulan keras Otamendi membantu Argentina mengalahkan tuan rumah Brasil di Stadion Maracana pada pertandingan keenam kualifikasi Piala Dunia 2022 di Amerika Selatan pada pagi hari tanggal 22 November. Foto: Reuters
Pertandingan yang dijuluki "Klasik" sepak bola Amerika Selatan ini memanas bahkan sebelum dimulai. Di salah satu sudut stadion Maracana, penggemar dari kedua tim bentrok. Penyebabnya diyakini karena penggemar Argentina menyanyikan lagu hits dari Piala Dunia 2022, yang kemudian dibalas dengan ejekan oleh penggemar Brasil. Insiden tersebut menunda pertandingan sekitar 30 menit. Polisi Brasil menangkap delapan penggemar yang terlibat.
Setelah peluit pembukaan dibunyikan, pertandingan berlangsung tegang. Pelanggaran mengganggu jalannya pertandingan, dan kedua tim tidak mampu mengembangkan gaya bermain yang jelas.
Pada babak pertama, Brasil melakukan 16 pelanggaran, sementara Argentina melakukan enam pelanggaran. Ketiga kartu kuning di babak pertama diberikan kepada tim tuan rumah. Gabriel Jesus menerima kartu kuning pertama setelah menendang wajah De Paul pada menit kelima. Sembilan menit kemudian, Raphinha juga menerima kartu kuning karena melakukan pelanggaran terhadap De Paul. Pada menit ke-33, bek sayap Carlos Augusto dihukum karena mencegah serangan balik Argentina.
Pertandingan tersebut diwarnai oleh banyak bentrokan sengit dan pelanggaran dari pemain kedua tim. Dalam foto, Gabriel Jesus terjatuh saat berduel dengan De Paul (nomor 7) dan Marcos Acuña (nomor 8 dengan seragam bergaris). Foto: AP
Satu-satunya momen penting di babak pertama adalah tendangan Gabriel Martinelli yang menembus kerumunan pemain. Namun, seorang bek Argentina berhasil menghalau bola dari garis gawang.
Dalam pertandingan ini, Brasil bermain tanpa Neymar dan Vinicius karena cedera. Rodrygo menggantikan Neymar di posisi gelandang serang tepat di belakang Martinelli, sementara Raphinha dan Martinelli bermain di sayap. Sementara itu, setelah kekalahan 0-2 dari Uruguay, Argentina menurunkan gelandang Giovani Lo Celso sejak awal. Bek kiri Marcos Acuna menggantikan Nicolas Tagliafico.
Setelah jeda babak pertama, kedua tim bermain lebih berani, mengambil lebih banyak risiko untuk mencetak gol. Brasil mengambil inisiatif, mengontrol penguasaan bola dan menekan ke depan. Namun, dalam dua percobaan ke gawang, Raphinha dan Gabriel Jesus sama-sama gagal mengalahkan kiper Emiliano Martinez. Di pertengahan babak kedua, Argentina mulai unggul. Pada menit ke-63, tim tamu membuka skor dari sebuah serangan sederhana. Menyusul tendangan sudut dari Lo Celso, bek tengah Nicolas Otamendi menyundul bola ke gawang melewati kiper Alisson.
* Pembaruan terus berlanjut
Ngoc Tuan
Tautan sumber






Komentar (0)