Menjamu Olympiakos di Stadion Emirates pada pagi hari tanggal 2 Oktober, Arsenal yakin dapat mengamankan tiga poin penuh berkat keunggulan mereka dalam setiap aspek, termasuk performa impresif mereka baru-baru ini.
Segera setelah peluit pembukaan dibunyikan, Arsenal langsung menekan tanpa henti. Pada menit ke-12, Viktor Gyökeres menerobos pertahanan dua pemain bertahan Olympiakos dan melepaskan tembakan yang membentur tiang dan memantul keluar. Seolah menunggu momen ini, Gabriel Martinelli memanfaatkan kesempatan tersebut dan mencetak gol dari jarak dekat untuk membuka skor bagi Arsenal.

Gabriel Martinelli mencetak gol cepat untuk Arsenal.
Gol ini melanjutkan performa impresif Martinelli, karena ia telah mencetak gol dalam 3 dari 5 pertandingan terakhirnya untuk Arsenal, setelah hanya mencetak 3 gol dalam 24 pertandingan sebelumnya.

Gyokeres dan Trossard merayakan kemenangan bersama striker asal Brasil itu.
Olympiakos menolak untuk menyerah. Di babak kedua, mereka meningkatkan tekanan, menciptakan situasi berbahaya di depan gawang David Raya. Tim tamu hampir menyamakan kedudukan, tetapi gol El Kaabi dianulir karena offside setelah intervensi VAR.

Bukayo Saka memastikan kemenangan dengan gol di waktu tambahan.
Saat waktu terus berjalan, Arsenal masih mati-matian mempertahankan gawang. Di tengah ketegangan yang intens, pada menit ke-90+2, pemain pengganti Bukayo Saka menerima umpan dari Martin Ødegaard dan melepaskan tembakan melewati kiper Olympiakos, mengamankan kemenangan 2-0 untuk Arsenal.

Kapten Martin Odegaard memenangkan penghargaan "Pemain Terbaik Pertandingan".
Setelah pertandingan, manajer Mikel Arteta menyampaikan bahwa fondasi pertahanan yang solid dan kedalaman skuad merupakan kunci bagi Arsenal untuk mengatasi tantangan tersebut.
Ia juga mengingatkan para pemainnya bahwa mereka perlu memanfaatkan peluang mereka dengan lebih baik karena mereka melewatkan banyak peluang bagus. Meskipun Olympiakos kalah, mereka meninggalkan kesan mendalam dengan semangat juang dan kombinasi umpan tajam yang terkadang mengejutkan Arsenal.

Arsenal memperpanjang rekor kemenangan mereka.
Kemenangan ini membantu Arsenal mempertahankan rekor sempurna mereka di babak penyisihan grup Liga Champions (2 pertandingan, 6 poin), sekaligus memperkuat posisi mereka di grup. Olympiakos pulang dengan tangan kosong, tetapi berdasarkan performa mereka, mereka masih dianggap sebagai lawan yang tangguh.
Newcastle mengamankan kemenangan 4-0 di kandang Union Saint-Gilloise dengan gol dari Nick Woltemade, Anthony Gordon (2 gol), dan Harvey Barnes. Penampilan eksplosif di Belgia ini tidak hanya memberi The Magpies kemenangan pertama mereka di Liga Champions, tetapi juga menyelamatkan reputasi tim-tim Inggris di babak ini. Liverpool mengalami kekalahan, Tottenham dan Man City hanya mampu meraih hasil imbang, sementara hanya Arsenal dan Newcastle yang mengamankan tiga poin penuh.
Sumber: https://nld.com.vn/arsenal-dai-pha-olympiakos-bay-cao-top-5-champions-league-196251002064154239.htm









