![]() |
Arsenal saat ini sedang kewalahan karena harus berkompetisi di keempat ajang sekaligus. |
Pada dini hari tanggal 18 Maret di Stadion Emirates, Arsenal mengalahkan Leverkusen 3-1 secara agregat setelah dua leg. Declan Rice tampil luar biasa, mencetak gol kemenangan dan memadamkan harapan comeback bagi tim Jerman tersebut. Namun, gelandang kelahiran 1999 itu tidak bisa menyembunyikan kelelahannya setelah pertandingan.
Berbicara kepada TNT Sports , Rice secara jujur mengakui kondisi kebugaran yang mengkhawatirkan: "Kami hampir kelelahan. Jadwal yang padat berarti seluruh tim telah bermain terus-menerus, rata-rata satu pertandingan setiap tiga hari sejak Oktober." Menurut bintang Inggris itu, tekanan berkompetisi di berbagai ajang telah menguras kekuatan fisik dan mental para pemain.
Namun, Rice menekankan bahwa karakter adalah kunci bagi Arsenal untuk mengatasi masa-masa sulit: "Di Liga Champions, Anda tidak punya pilihan selain mendorong batas kemampuan. Kami harus menemukan setiap cara untuk menang, bahkan ketika energi kami terkuras."
Pernyataan Rice sebagian mencerminkan tekanan luar biasa yang dihadapi manajer Mikel Arteta. Saat musim memasuki tahap-tahap krusial, masalah rotasi skuad menjadi lebih mendesak dari sebelumnya, terutama mengingat Arsenal masih memiliki tujuan di berbagai kompetisi.
Kemenangan melawan Leverkusen membantu tim London itu melangkah lebih jauh dalam perjalanan mereka di Eropa, tetapi juga membunyikan alarm. Tanpa penyesuaian yang tepat dalam hal personel dan kebugaran, ambisi Arsenal bisa terancam dalam pertandingan-pertandingan berat yang akan datang.
Sumber: https://znews.vn/arsenal-kiet-suc-post1635804.html







Komentar (0)