Berikut beberapa tips bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah secara alami, menurut situs berita kesehatan Eating Well , yang dibagikan oleh Dr. Emmanuel Moustakakis, seorang ahli kardiologi intervensi di Rumah Sakit Weill Cornell di AS, dan beberapa ahli lainnya.
Kurangi garam, tingkatkan kalium.
Menurut American Heart Association (AHA), individu sehat sebaiknya membatasi asupan natrium hingga di bawah 2.300 mg per hari, tetapi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi sebaiknya membatasinya hingga di bawah 1.500 mg. Pakar nutrisi Sarah Pflugradt, dari Departemen Studi Kesehatan di American University, menyatakan bahwa kelebihan garam meningkatkan volume cairan, sehingga memberi tekanan pada jantung dan ginjal. Sementara itu, kalium membantu mengeluarkan natrium dari tubuh. Dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen kalium sekitar 4.700 mg setiap hari dari sumber seperti pisang, ubi jalar, alpukat, yogurt, jeruk bali, dan sayuran hijau berdaun. Diet DASH juga merupakan pilihan yang efektif.

Anda sebaiknya melengkapi asupan kalium harian Anda dari pisang, ubi jalar, alpukat, yogurt, dan lain sebagainya.
Foto: AI
Berjalan-jalan dan habiskan waktu di luar ruangan.
Latihan aerobik—seperti berjalan kaki—membantu menjaga kesehatan jantung dan dapat menurunkan tekanan darah. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS merekomendasikan berjalan kaki selama 30 menit setiap hari. Selain itu, Harvard Medical School menyatakan bahwa menghabiskan waktu di ruang hijau membantu mengurangi hormon stres kortisol, sehingga membantu mengendalikan tekanan darah.
Meditasi dan yoga
Menurut Harvard Medical School, meditasi, pernapasan dalam, dan yoga efektif dalam menurunkan tekanan darah. Sebuah tinjauan tahun 2019 dalam Mayo Clinic Proceedings menemukan bahwa berlatih yoga tiga kali seminggu dapat menurunkan tekanan darah, menurut Eating Well.
Tidurlah yang cukup dan berolahragalah secara teratur.
Menurut Journal of Clinical Sleep Medicine , orang yang tidur kurang dari 5 jam berisiko lebih tinggi terkena tekanan darah tinggi. Tidur 7-8 jam membantu mengurangi hormon stres. Selain itu, hindari duduk terlalu lama; berdiri atau berjalan-jalan setiap 30 menit untuk mencegah tekanan darah meningkat.
Terakhir, pemeriksaan tekanan darah secara teratur dan konsultasi dengan dokter mengenai suplemen seperti bawang putih dan minyak ikan (EPA, DHA) juga dapat membantu mendukung pengendalian tekanan darah yang efektif.
Selain itu, ingatlah untuk menjaga berat badan yang sehat, berhenti merokok, dan batasi konsumsi alkohol. Ingat, jangan pernah berhenti minum obat tekanan darah Anda sendiri, karena ini sangat berbahaya. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum melakukan perubahan apa pun.
Sumber: https://thanhnien.vn/bac-si-4-meo-ha-huyet-ap-cao-mot-cach-tu-nhien-185251028160949689.htm









