Menurut media Inggris, grup investasi Bale ingin membeli klub tersebut dari Vincent Tan bulan lalu. Namun, tawaran awal ditolak. Meskipun demikian, sumber-sumber mengindikasikan Bale bertekad untuk mewujudkan kesepakatan itu, terutama mengingat kebutuhan Cardiff akan dorongan setelah terdegradasi dari Championship.
Meskipun ia tidak pernah bermain untuk Cardiff, Bale memiliki hubungan yang kuat dengan klub tersebut, karena lahir di ibu kota Wales. Selain itu, pamannya, Chris Pike, bermain untuk Cardiff sebagai penyerang dari tahun 1989 hingga 1993.
Sebelumnya dikabarkan Bale akan berinvestasi di Plymouth Argyle, tetapi sekarang ia ingin kembali ke tanah kelahirannya. Karier Bale mencapai puncaknya bersama Southampton, Tottenham, Real Madrid, dan LAFC. Di panggung internasional, ia memimpin Wales ke Piala Dunia pertama mereka dalam 64 tahun, bersama dengan dua Kejuaraan Eropa, terutama mencapai semifinal Euro 2016.
Dengan 111 penampilan untuk tim nasional dan 41 gol, Bale saat ini memegang rekor penampilan dan gol terbanyak dalam sejarah Wales. Ia sempat bernegosiasi dengan Cardiff pada tahun 2022 setelah meninggalkan Real Madrid, tetapi kemudian memilih untuk bergabung dengan LAFC di AS sebelum resmi pensiun pada Januari 2023.
Kabar tentang Bale yang berpotensi berinvestasi di Cardiff muncul hanya beberapa minggu setelah mantan rekan setimnya di Tottenham dan Real Madrid, Luka Modric, menjadi salah satu pemilik Swansea City, rival Cardiff.
Jika kesepakatan ini terwujud, Bale akan membawa kebangkitan tidak hanya bagi Cardiff City, tetapi juga bagi sepak bola Wales di tingkat klub.
Sumber: https://znews.vn/bale-tham-vong-lam-ong-chu-clb-post1562653.html







Komentar (0)