
Striker Kanada, Jonathan David, diharapkan bersinar dan membantu negara tuan rumah lolos dari babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.
Di Grup B, Bosnia dan Herzegovina, bersama dengan negara tuan rumah Kanada, Swiss, dan Qatar, akan bersaing memperebutkan tempat di babak selanjutnya Piala Dunia 2026.
Berdasarkan statistik, tim Swiss dianggap memiliki sedikit keunggulan dibandingkan tiga tim lainnya.
Berperingkat ke-19 dalam peringkat FIFA dan memiliki sejarah 13 kali tampil di Piala Dunia, tim nasional Swiss telah menunjukkan tingkat kemampuan tertentu dalam turnamen ini.
Kekuatan mereka terjamin oleh susunan pemain bertabur bintang di ketiga lini, termasuk kiper Gregor Kobel, bek tengah Manuel Akanji, gelandang Granit Xhaka, dan pemain-pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan seperti Ardon Jashari, Ruben Vargas, serta duet penyerang Embolo dan Okafor.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Swiss memiliki nilai skuad tertinggi di grup ini, yaitu €322,1 juta. Hal ini menjadikan mereka kandidat utama untuk posisi pertama di Grup B.
Tantangan terbesar bagi Swiss dan lawan-lawan yang tersisa adalah negara tuan rumah, Kanada. Meskipun tidak memiliki statistik yang mengesankan, keuntungan bermain di kandang dan dukungan penuh semangat dari penonton Kanada adalah senjata pamungkas mereka yang tak terlihat.
Sejarah Piala Dunia selalu menunjukkan bahwa negara tuan rumah tahu bagaimana membangkitkan energi mental yang luar biasa untuk mencapai hal-hal besar, dan Kanada tentu saja tidak terkecuali.
Tahun ini, tim tuan rumah akan bermain tanpa pemain bintang mereka, Alphonso Davies (Bayern Munich), karena cedera. Sebagai gantinya, striker utama mereka, Jonathan David, akan memimpin serangan untuk membantu Kanada lolos dari babak penyisihan grup.
Bosnia dan Herzegovina berada dalam persaingan ketat untuk memperebutkan tempat di babak selanjutnya. Berperingkat ke-65 dalam peringkat FIFA dan hanya pernah dua kali berpartisipasi di Piala Dunia, perwakilan Eropa ini memiliki skuad yang sangat berharga, senilai €130,90 juta.
Kekuatan Bosnia dan Herzegovina terletak pada poros tengahnya yang berkualitas sangat tinggi, yang dipimpin oleh striker veteran Edin Dzeko, penyerang Ermedin Demirovic, dan bek Sead Kolasinac.
Dalam kualifikasi Piala Dunia baru-baru ini, Bosnia dan Herzegovina digambarkan sebagai tim yang memainkan gaya sepak bola ilmiah dan sangat sulit untuk dihadapi.
Tim terakhir di grup ini adalah Qatar, yang berada di peringkat ke-55 FIFA. Ini adalah kali kedua dalam sejarah Qatar berpartisipasi dalam ajang sepak bola terbesar di dunia.
Meskipun memiliki nilai skuad paling sederhana di grup ini (hanya 17,93 juta euro), mantan juara Asia ini memiliki gaya bermain yang kohesif yang dibangun di sekitar bintang-bintang yang saling mengenal dengan sangat baik, seperti Akram Afif dan Almoez Ali.
Qatar diperkirakan akan memainkan gaya yang agak pragmatis dan menunggu momen-momen kehebatan individu untuk meraih poin di babak penyisihan grup Piala Dunia tahun ini.
Sumber: https://tuoitre.vn/bang-b-world-cup-2026-co-hoi-cho-doi-chu-nha-canada-20260526142845884.htm








Komentar (0)