Perubahan yang terkait dengan nama tempat dan nama desa.
Terletak sekitar 8 km dari pusat distrik Ham Yen, komune Bang Coc memiliki topografi yang kompleks, terbagi oleh aliran sungai Ngoi Yen, aliran sungai Mai Hong, dan diselingi oleh pegunungan berbatu dan perbukitan rendah. Komune ini saat ini terdiri dari 6 desa, dengan lebih dari 740 rumah tangga dan hampir 3.300 penduduk; kelompok etnis Tay, Dao, Cao Lan, dan Kinh hidup bersama secara harmonis, bersatu, pekerja keras, dan kreatif dalam produksi dan dalam membangun kehidupan budaya di komunitas mereka.
Masyarakat komune Bang Coc memiliki keyakinan yang sama akan masa depan yang baru.
Menelisik kembali sejarah administrasi lokal, hanya sedikit orang yang tahu bahwa daerah ini pernah memiliki banyak nama berbeda. Sebelum Revolusi Agustus 1945, Bang Coc adalah salah satu dari sembilan komune yang termasuk dalam distrik Nhan Muc, provinsi Ham Yen. Pada tahun 1948, komune tersebut berganti nama menjadi Phuc Long. Pada tahun 1952, komune Phuc Long digabung dengan komune Trung Thanh untuk membentuk komune Thanh Long. Pada tahun 1954, komune tersebut dibagi lagi menjadi dua komune: Bang Dinh dan Thanh Long. Kemudian, pada tahun 1958, komune tersebut secara resmi dinamai Bang Coc, di bawah distrik Ham Yen, dan nama ini tetap digunakan hingga saat ini.
“Dahulu, kami saling menyebut diri kami Nhan Muc, kemudian secara bertahap berubah menjadi Phuc Long, Thanh Long, dan kemudian Bang Coc. Perubahan nama ini bukan kebetulan, tetapi selalu terkait dengan periode sejarah penting negara, yang mencerminkan transformasi positif dalam pengelolaan dan pembangunan. Sekarang, reorganisasi unit administrasi merupakan kebijakan utama Partai dan Negara, yang bertujuan untuk merampingkan aparatur, meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem politik akar rumput, dan memastikan pembangunan yang harmonis, berkelanjutan, dan jangka panjang. Saya percaya bahwa meskipun nama-nama administrasi berubah, perasaan, akar, dan tradisi tempat ini akan tetap menjadi fondasi bagi semua generasi,” ujar Bapak Nong Dinh Ngoan, mantan Sekretaris Komite Partai komune Bang Coc. Di usianya yang sudah lebih dari 85 tahun, beliau masih mengingat dengan jelas setiap periode perubahan di tanah ini.
Dengan lebih dari 97% penduduknya adalah kelompok etnis minoritas, selama perkembangannya, kelompok-kelompok etnis ini telah memadukan kehidupan materi dan spiritual mereka, menciptakan identitas budaya unik yang kaya akan nilai-nilai tradisional. Masyarakat Tay memiliki tradisi nyanyian Then dan Coi, serta kebiasaan membungkus kue ketan berbentuk silinder (biasanya disebut kue Tay) untuk Tahun Baru Imlek dan bulan purnama pertama dalam kalender lunar. Mereka juga membuat bola-bola ketan dan kue ketan (dibungkus daun pisang dengan isian telur semut) pada tanggal 3 dan 5 bulan ke-3 kalender lunar; dan ketan lima warna pada tanggal 5 bulan ke-5 kalender lunar. Pada tanggal 15 bulan ke-7 kalender lunar, mereka makan daging bebek, kue duri, dan kue madu...
Suku Dao memiliki lagu-lagu cinta dan nyanyian tanya jawab (nyanyian Pao Dung) dalam pernikahan dan festival, serta tarian kedewasaan dan tarian doa panen selama upacara keagamaan atau festival. Suku Cao Lan memiliki nyanyian Sinh Ca dan banyak ciri budaya unik lainnya.
Cara hidup komunal di setiap desa tetap terjaga, dengan orang-orang saling membantu membangun rumah, saling mendukung di saat kesulitan, bekerja sama membangun jalan, memelihara lanskap pedesaan, dan membangun daerah pedesaan baru.
Wilayah komune Bang Coc sebelum penggabungan unit administrasi tingkat komune.
Harapan dari masyarakat
Dalam Resolusi No. 1684/NQ-UBTVQH15, yang diadopsi pada tanggal 16 Juni 2025, Komite Tetap Majelis Nasional memutuskan untuk menata ulang unit administrasi tingkat komune di provinsi Tuyen Quang pada tahun 2025. Sesuai dengan itu, Bang Coc akan bergabung dengan komune Tan Thanh, Nhan Muc, dan kota Tan Yen untuk membentuk unit administrasi tingkat komune baru bernama Ham Yen. Ini adalah kebijakan strategis utama yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas manajemen negara, mengalokasikan sumber daya secara rasional, dan bergerak menuju pembangunan berkelanjutan yang komprehensif.
Bapak Hoang Duc Nghi, seorang warga desa Dong Quang, komune Bang Coc, menyampaikan harapannya: "Saya berharap komune Ham Yen yang baru ini tidak hanya menjadi nama baru, tetapi benar-benar menjadi kekuatan pendorong baru bagi pembangunan."
Kebijakan reorganisasi unit administrasi tingkat komune merupakan langkah strategis dan tepat dari Partai dan Negara, yang bertujuan untuk menyempurnakan sistem organisasi menuju operasi yang lebih efisien, efektif, dan terarah; sekaligus menciptakan landasan penting bagi pembangunan sosial-ekonomi dan memastikan pertahanan dan keamanan nasional yang kokoh di tingkat lokal.
Penggabungan ini bukan sekadar perubahan nama administratif, tetapi juga kesempatan untuk menata ulang sumber daya, meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat, dan memperluas ruang lingkup pembangunan. Dalam perjalanan ini, Bang Coc, dengan tradisi patriotisme, persatuan, kerja keras, dan kesadaran akan pelestarian budaya nasional, akan menjadi fondasi yang kokoh bagi pembangunan komune Ham Yen yang baru – sebuah unit administratif yang kuat secara politik, stabil secara ekonomi, dan kaya akan identitas budaya nasional.
Sumber: https://baotuyenquang.com.vn/bang-coc-nguoc-dong-ky-uc-213926.html







Komentar (0)