| Perusahaan Gabungan Pasokan Pertanian Thai Nguyen menyediakan berbagai macam benih padi dan jagung serta pupuk untuk memenuhi kebutuhan produksi tanaman masyarakat. |
Untuk mencapai hasil panen yang tinggi, persiapan pasokan pertanian yang memadai dan jaminan kualitas merupakan salah satu faktor kunci. Bapak Do Xuan Hien, Ketua Dewan Direksi Perusahaan Gabungan Pasokan Pertanian Thai Nguyen , berbagi: "Sebelum musim produksi, kami telah menyiapkan lebih dari 10.000 ton berbagai pupuk dan lebih dari 100 ton benih padi dan jagung berkualitas tinggi di gudang dan toko kami. Semuanya diimpor dari produsen terkemuka, memastikan standar untuk melayani petani."
Yang perlu diperhatikan, mulai 1 Juli 2025, meskipun pasokan pertanian dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 5%, perusahaan telah berkoordinasi dengan produsen untuk menjaga harga pupuk tetap stabil.
“Kami memahami bahwa harga pasokan secara langsung berdampak pada biaya produksi petani. Oleh karena itu, para produsen telah melakukan perhitungan terlebih dahulu untuk memastikan harga jual tidak meningkat, sehingga mendukung petani dalam konteks ekonomi yang menantang,” tegas Bapak Hien. Pendekatan proaktif ini tidak hanya membantu petani mengurangi beban biaya mereka, tetapi juga memungkinkan mereka untuk berinvestasi pada tanaman mereka dengan percaya diri.
Transisi antara musim tanam semi dan gugur di Thai Nguyen berlangsung cepat, sehingga membutuhkan kecepatan dan fleksibilitas dari masyarakat. Ibu Tran Thi Lam, dari dusun Hoc, kelurahan Linh Son, berbagi: "Setelah panen padi musim semi, keluarga saya membajak sawah, membalik jerami padi, dan menambahkan produk biologis untuk meningkatkan dekomposisi jerami dan mengurangi hama serta penyakit pada tanaman. Tahun ini, keluarga saya menanam 3 sao (sekitar 0,3 hektar) padi. Saya menggunakan bibit dalam nampan untuk menghemat waktu dan tenaga. Bibit dalam nampan menghasilkan tanaman padi yang sehat dan cepat berakar."
| Ibu Tran Thi Lam, yang tinggal di dusun Hoc, kelurahan Linh Son, memeriksa tanaman padi yang baru ditanam. |
Penerapan teknik penyemaian nampan atau penyemaian langsung semakin populer di Thai Nguyen, terutama di desa-desa dengan kondisi pertanian yang menguntungkan. Berkat bimbingan dari petugas penyuluhan pertanian, para petani telah belajar cara menangani bibit dan merawat tanaman padi pada tahap awal, sehingga membantu tanaman padi tumbuh dan berkembang dengan baik.
Musim tanam tahun ini sebagian besar petani menanam varietas padi seperti TH3-3, TH3-5, Syn98, Dai Thom 8, J02, dan beras ketan berbunga kuning… Hingga 15 Juli, seluruh provinsi telah menanam lebih dari 85% lahan. Thai Nguyen berupaya menyelesaikan rencana penanaman dalam bulan Juli.
Pada kenyataannya, produksi tanaman di Thai Nguyen sering menghadapi badai dan hujan lebat, serta risiko wabah hama dan penyakit akibat pola cuaca yang tidak dapat diprediksi. Tugas ganda yang dihadapi petani dan Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup bukan hanya menanam di lahan yang dibutuhkan sesuai jadwal, tetapi juga secara proaktif menerapkan langkah-langkah pengendalian hama dan penyakit sejak awal musim.
Bapak Trieu Duc Nghia, Kepala Dinas Produksi Tanaman dan Perlindungan Tanaman Sub-Dinas Produksi Tanaman dan Perlindungan Tanaman Provinsi, menyarankan: Padi awal musim sangat rentan terhadap penyakit hawar daun bakteri selama tahap pembentukan malai dan pembungaan. Oleh karena itu, petani sebaiknya tidak menanam varietas padi yang terinfeksi hawar daun bakteri pada musim sebelumnya; khususnya, mereka perlu menerapkan pemupukan seimbang, menghindari penggunaan nitrogen yang berlebihan untuk membatasi perkembangan dan kerusakan yang disebabkan oleh penyakit tersebut. Selain itu, hama dan penyakit seperti wereng coklat, penggerek batang, dan hawar padi juga berisiko terjadi jika tidak segera dikendalikan.
Untuk mengatasi hal ini, Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup menyarankan petani untuk secara teratur memeriksa lahan mereka, terutama selama tahap anakan dan pembungaan padi, untuk mendeteksi tanda-tanda awal kelainan dan menyemprotkan pestisida dengan segera.
Selain itu, petani perlu memperhatikan penggunaan pestisida dengan benar, dengan mematuhi "empat prinsip yang benar" (pestisida yang tepat, dosis yang tepat, waktu yang tepat, metode aplikasi yang tepat). Penggunaan pestisida kimia secara berlebihan tidak hanya membuang biaya tetapi juga meningkatkan risiko resistensi pestisida pada hama, yang menyebabkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kesehatan.
Musim tanam 2025 sedang berlangsung di tengah suasana kerja keras yang dinamis, dengan persiapan yang cermat dan tekad dari masyarakat. Terlepas dari berbagai tantangan dari cuaca buruk dan risiko hama, dukungan dari berbagai instansi dan bisnis terkait memberikan motivasi lebih lanjut bagi para petani untuk dengan percaya diri mengharapkan panen yang produktif, yang berkontribusi dalam menegaskan posisi pertanian Thai Nguyen dalam pembangunan sosial ekonomi provinsi.
Sumber: https://baothainguyen.vn/kinh-te/202507/bao-dam-cac-dieu-kien-de-vu-mua-thang-loi-42a1db7/






Komentar (0)