![]() |
Sunderland (berbaju biru) berisiko terseret ke dalam zona degradasi jika mereka tidak berhati-hati. |
Kekalahan 0-3 melawan Arsenal pada 7 Februari memperlihatkan kesenjangan kualitas dan sekaligus menyebabkan "Black Cats" turun ke peringkat ke-9 di klasemen Liga Premier. Dari posisi nyaman di tiga besar pada awal musim, Sunderland mengalami penurunan performa dan menghadapi risiko terjerumus ke dalam zona degradasi jika mereka tidak segera memperbaiki penampilan mereka.
Statistik terbaru menimbulkan kekhawatiran serius. Sejak awal Desember, Sunderland hanya memenangkan 3 dari 12 pertandingan Liga Premier mereka.
Penurunan ini bukan sementara, tetapi jelas mencerminkan keterbatasan yang melekat, terutama performa tandang mereka. Setelah 13 pertandingan tandang musim ini, mereka hanya berhasil meraih 2 kemenangan, rekor terendah di liga.
Rentetan delapan pertandingan tandang berturut-turut tanpa kemenangan semakin menyoroti betapa rentannya Sunderland saat bermain di luar Stadion of Light. Sistem pertahanan mereka semakin tidak stabil, kemampuan mereka untuk mengontrol permainan lemah dan tidak matang di momen-momen krusial, menyebabkan mereka sering kehilangan poin dalam skenario yang sama.
![]() |
Sunderland hanya memenangkan 3 dari 12 pertandingan Liga Premier mereka sejak awal Desember. |
Meskipun demikian, Sunderland masih memiliki keuntungan penting karena bermain di kandang sendiri. Stadion kandang telah menjadi benteng yang kokoh, karena tim tersebut tetap tak terkalahkan di Liga Premier musim ini. Di tengah kesulitan ini, kembali ke stadion kandang mereka yang familiar untuk menjamu Liverpool di babak selanjutnya memiliki makna khusus, baik dari segi moral maupun poin.
Meskipun baru promosi, performa Sunderland sejak awal musim patut dipuji. Meraih poin melawan sejumlah klub besar seperti Arsenal, Man City, Liverpool, Chelsea, dan Aston Villa menunjukkan bahwa mereka tidak mudah diintimidasi.
Namun, untuk menghindari musim yang berakhir dengan kecemasan, Sunderland memahami bahwa kegembiraan awal saja tidak cukup. Yang mereka butuhkan sekarang adalah stabilitas dan ketahanan jangka panjang.
Sumber: https://znews.vn/bao-dong-do-cho-sunderland-post1626228.html








Komentar (0)