
Selama beberapa waktu terakhir, berbagai sektor, daerah, dan sekolah di provinsi ini telah melaksanakan berbagai kegiatan kesadaran dan pendidikan keselamatan lalu lintas dalam berbagai bentuk, yang sesuai untuk berbagai kelompok usia. Kegiatan-kegiatan ini meliputi kegiatan ekstrakurikuler dan dramatisasi situasi lalu lintas hingga kompetisi pengetahuan hukum dan model "Gerbang Lalu Lintas Aman di Sekolah". Melalui upaya-upaya ini, siswa telah meningkatkan kesadaran mereka dan belajar bagaimana melindungi diri mereka sendiri saat berpartisipasi dalam lalu lintas.
Sebagai contoh, di Taman Kanak-kanak Hoa Hong di komune Quang Ha, pendidikan keselamatan lalu lintas untuk anak-anak diimplementasikan melalui banyak metode visual dan menarik. Dalam sesi tematik "Kita dan Keselamatan Lalu Lintas" yang diadakan Maret lalu, anak-anak berpartisipasi dalam seni pertunjukan, belajar mengenali rambu dan sinyal lalu lintas, serta mengalami permainan situasional yang berkaitan dengan menyeberang jalan dan berpartisipasi dalam lalu lintas.
Suasana kelas selalu meriah dengan tawa dan kegembiraan anak-anak. Pengetahuan tentang keselamatan lalu lintas, yang seringkali membosankan, disampaikan oleh guru melalui lagu, tarian, dan drama pendek yang sesuai dengan usia mereka, sehingga mudah dipahami dan diingat. Ibu Hoang Thuy Duong, seorang guru di Taman Kanak-kanak Hoa Hong, berbagi: “Pada usia taman kanak-kanak, anak-anak belajar paling baik melalui gambar dan pengalaman nyata. Oleh karena itu, sekolah berusaha mengintegrasikan pengetahuan tentang keselamatan lalu lintas ke dalam kegiatan bermain sehari-hari agar anak-anak mengembangkan keterampilan dan kesadaran akan perlindungan diri sejak usia dini.”
Saat ini, 100% lembaga pendidikan di provinsi tersebut terus menyebarkan pengetahuan dan keterampilan untuk mencegah cedera dan kecelakaan di kalangan anak-anak, terutama kecelakaan lalu lintas; dan juga mempertahankan model "Gerbang Lalu Lintas Aman di Sekolah". Koordinasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat terus diperkuat untuk mengelola dan mengawasi siswa, serta segera mengingatkan dan membimbing mereka untuk mematuhi peraturan lalu lintas.

Tidak hanya sektor pendidikan, tetapi juga kepolisian memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan sekolah untuk mempromosikan penyebaran hukum keselamatan lalu lintas kepada siswa. Dalam lima bulan pertama tahun 2026, Kepolisian Provinsi menyelenggarakan pelatihan keterampilan mengemudi sepeda motor yang aman bagi 15.372 siswa di 33 dari 62 sekolah menengah atas dan lembaga pendidikan kejuruan di provinsi tersebut; pada saat yang sama, mereka menyelenggarakan ujian mengemudi bagi 7.558 siswa yang telah mencapai usia 18 tahun sesuai ketentuan. Asosiasi perempuan di semua tingkatan di provinsi tersebut juga aktif berpartisipasi dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang budaya lalu lintas. Sejak awal tahun, asosiasi-asosiasi ini telah menyelenggarakan lebih dari 100 ceramah tematik, forum, seminar, dan sesi pelatihan dengan partisipasi hampir 8.000 anggota, perempuan, dan siswa untuk menyebarkan pengetahuan tentang hukum keselamatan lalu lintas dan keterampilan mengemudi yang aman.
Secara khusus, selama Bulan Aksi Anak tahun ini, banyak kegiatan komunikasi tentang pencegahan kecelakaan dan cedera, termasuk kecelakaan lalu lintas, terus dilaksanakan secara serentak di tingkat akar rumput. Satuan tugas, organisasi, dan sekolah memperkuat koordinasi untuk menyelenggarakan propaganda langsung, mendistribusikan selebaran, dan memberikan pelatihan keterampilan praktis untuk membantu anak-anak meningkatkan kemampuan mereka dalam melindungi diri saat berpartisipasi dalam lalu lintas.
Bersama dengan sekolah dan masyarakat, keluarga memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk kesadaran anak-anak tentang peraturan lalu lintas. Kepatuhan serius orang tua terhadap peraturan lalu lintas, memastikan anak-anak mengenakan helm, dan tidak memberikan kendaraan kepada anak di bawah umur adalah pelajaran yang paling efektif dan praktis.
Meningkatkan kesadaran dan keterampilan keselamatan lalu lintas di kalangan anak-anak saat ini merupakan langkah praktis untuk membangun generasi warga negara yang beradab dan bertanggung jawab di masa depan.
Sumber: https://baoquangninh.vn/bao-ve-tre-em-tren-moi-hanh-trinh-3409680.html







Komentar (0)