Bank-bank komersial secara signifikan menaikkan nilai tukar USD sebesar 40 dong pada tanggal 29 Juli. Kurs beli Eximbank naik menjadi 23.460 - 23.540 dong, dan kurs jualnya menjadi 23.850 dong; kurs beli Vietcombank adalah 23.490 - 23.520 dong, dan kurs jualnya menjadi 23.860 dong… Dibandingkan dengan akhir Juni, dolar AS telah meningkat sebesar 110 dong, sementara mata uang asing lainnya mengalami peningkatan yang signifikan. Di Eximbank, poundsterling Inggris meningkat sebesar 540 dong, dengan kurs beli 29.839 - 29.929 dong dan kurs jual 30.661 dong; dolar Australia meningkat sebesar 80 dong, dengan kurs beli 15.455 - 15.501 dong dan kurs jual 15.895 dong; Euro menguat sebesar 400 dong, dengan kurs beli di angka 25.589 - 25.657 dong dan kurs jual di angka 26.284 dong…
Bank sentral menaikkan harga USD bersamaan dengan mata uang asing lainnya.
Dolar AS sedikit melemah terhadap mata uang lainnya secara global, dengan Indeks USD turun 0,2 poin menjadi 101,7 poin. Nilai tukar dolar AS tetap relatif stabil setelah dirilisnya beberapa data ekonomi positif dari AS, khususnya penurunan inflasi.
Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) merilis data yang menunjukkan meredanya tekanan inflasi sementara pengeluaran konsumen terus meningkat. Indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) naik 0,2% pada bulan Juni, dibandingkan dengan kenaikan 0,3% pada bulan Mei. Inflasi inti naik 4,1% secara tahunan, penurunan signifikan dari kenaikan 4,6% secara tahunan pada bulan Mei. Meskipun inflasi masih jauh dari target 2% Federal Reserve, angka-angka tersebut menunjukkan laju pertumbuhan inflasi paling lambat dalam lebih dari dua tahun.
Laporan PCE yang optimistis hari ini membantu pasar saham AS naik untuk minggu ketiga berturut-turut. Indeks Dow Jones naik 176,57 poin (0,5%) menjadi 35.459,29 poin. S&P 500 naik 0,99% menjadi 4.582,23 poin. Nasdaq Composite bertambah 1,9% menjadi 14.316,66 poin.
Minggu depan, pasar valuta asing akan menerima berita penting dari pasar AS seperti PMI manufaktur ISM, laporan ketenagakerjaan JOLTS, laporan penggajian non- pertanian ADP, klaim pengangguran awal, dan lain-lain. Selain itu, Bank of England juga akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya.
Tautan sumber







Komentar (0)