![]() |
Monyet bernama Punch duduk di sebelah boneka orangutan di Kebun Binatang Kota Ichikawa di Prefektur Chiba, Jepang, pada 19 Februari. Foto: Reuters . |
NHK melaporkan bahwa dua warga negara Amerika ditangkap atas tuduhan memasuki kandang monyet makaka secara ilegal di Kebun Binatang Kota Ichikawa di Prefektur Chiba, Jepang. Ini adalah rumah bagi Punch, bayi monyet makaka yang terkenal di media sosial.
Menurut polisi, Reid Jahnai Daysun dan Neal Jabahri Duan, keduanya berusia 20-an, ditangkap pada 17 Mei. Pihak berwenang mengatakan Daysun, yang mengenakan kostum, memanjat pagar setinggi sekitar 1,5 meter untuk memasuki kandang monyet. Sementara itu, Duan berdiri di luar sambil merekam.
Kemunculan orang asing secara tiba-tiba menyebabkan monyet-monyet panik, berlari ke puncak gunung buatan di dalam kandang. Staf kebun binatang dengan cepat menaklukkan kedua pria itu dan menyerahkan mereka ke polisi dengan tuduhan "menghalangi operasi kebun binatang." Para penyelidik mengatakan Daysun menolak menjawab pertanyaan, sementara Duan membantah tuduhan terhadapnya.
Di platform media sosial X, akun resmi kebun binatang tersebut menyatakan bahwa pihak berwenang telah melakukan inspeksi keamanan terhadap hewan dan fasilitas. "Kebun binatang tetap buka hingga pukul 16.30 seperti biasa, tetapi beberapa area pengunjung ditutup sementara dan langkah-langkah keamanan telah ditingkatkan," bunyi pengumuman tersebut, menambahkan bahwa sebagian area pengunjung di sekitar "gunung monyet" telah dipagari dan sebuah acara kebun binatang dibatalkan.
![]() |
Para pengunjung berkumpul di Kebun Binatang Kota Ichikawa untuk melihat Punch di kandang monyet ekor panjang Jepang. Foto: Masatoshi Okauchi. |
Insiden itu terjadi di tengah lonjakan pengunjung ke Kebun Binatang Kota Ichikawa, yang dipicu oleh popularitas Punch, seekor bayi monyet yang ditinggalkan oleh induknya setelah lahir pada Juli 2025.
Untuk membantu Punch mengurangi stres, staf kebun binatang memberinya boneka orangutan. Sejak saat itu, monyet tersebut selalu memeluk dan membawa mainan itu bersamanya. Video dan gambar Punch dengan cepat menjadi viral di media sosial.
Hingga saat ini, Punch secara bertahap telah berintegrasi dengan kelompoknya dan berteman dengan manusia serta monyet lainnya. Ia tidak lagi selalu menempel pada boneka kesayangannya seperti sebelumnya, meskipun masih tidur bersamanya setiap malam. Kebun binatang sekarang menyediakan dua boneka untuk dibersihkan secara bergantian setiap hari.
![]() |
Monyet bernama Punch menyeret boneka orangutan di Kebun Binatang Kota Ichikawa di Prefektur Chiba, Jepang, pada 19 Februari. Foto: Reuters. |
Popularitas Punch telah membantu membalikkan situasi keuangan Kebun Binatang Ichikawa, yang sebelumnya berjuang dengan defisit anggaran dan kurangnya pengunjung. Sejak kisah Punch dipublikasikan, kebun binatang tersebut telah menerima lebih dari $200.000 dalam bentuk donasi.
Menurut angka resmi, kebun binatang tersebut menerima 348.885 pengunjung pada tahun 2025, meningkat lebih dari 100.000 dari 246.544 pada tahun sebelumnya. Ini juga merupakan jumlah pengunjung tertinggi sejak taman tersebut dibuka pada tahun 1987.
Sumber: https://znews.vn/bat-du-khach-dot-nhap-chuong-khi-punch-noi-tieng-o-nhat-ban-post1652380.html










Komentar (0)