Sekitar pukul 7 malam pada tanggal 7 Desember, Ta Huynh L.D. yang berusia 4 tahun sedang bermain di alun-alun komune Phuoc Hai (Kota Ho Chi Minh) ketika seekor anjing liar tiba-tiba menyerang, mencakar dan menggigit wajahnya. "Kejadian itu terjadi sangat cepat. Orang-orang di sekitar harus turun tangan sebelum anjing itu melepaskan gigitannya," kata Ta Van Lua, ayah anak tersebut.

Serangan itu menyebabkan gadis itu mengalami cedera wajah yang parah, termasuk luka robek pada kelopak mata atas dan bawah mata kirinya, serta beberapa jahitan pada hidung dan rahangnya. Segera setelah kejadian, keluarganya membawanya ke Rumah Sakit Ba Ria untuk perawatan darurat dan kemudian memindahkannya ke Rumah Sakit Anak 1 pada malam itu untuk pemantauan dan perawatan lebih lanjut. Dia telah menerima vaksin rabies dan telah dipulangkan untuk dipantau di rumah.
Pak Lụa mengatakan bahwa lapangan di dekat rumahnya adalah tempat putrinya dan banyak anak lainnya sering bermain. Jika warga tidak turun tangan tepat waktu, konsekuensinya bisa jauh lebih serius.
Berdasarkan foto-foto yang diambil oleh warga, anjing yang menyerang gadis itu memiliki berat sekitar 15 kg, bulunya berwarna kuning di punggung, kepala, dan leher, serta bulu putih di perut dan kakinya. Pemiliknya belum teridentifikasi.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/be-gai-4-tuoi-nhap-vien-vi-bi-cho-tha-rong-tan-cong-post827538.html







Komentar (0)