Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun menderita stroke.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên02/11/2023


Pada tanggal 2 November, Rumah Sakit Da Nang mengumumkan bahwa dokter di Departemen Stroke berhasil menyelamatkan seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang menderita stroke menggunakan obat trombolitik.

Sebelumnya, pasien NNH (10 tahun, berdomisili di Distrik Thanh Khe, Kota Da Nang) dirawat di ruang gawat darurat Rumah Sakit Da Nang dalam keadaan lesu, dengan kelumpuhan sisi kanan tubuh, dan tidak dapat berbicara. Anggota keluarga melaporkan bahwa saat bermain dengan anak tersebut, ia mengeluh sakit kepala, setelah itu mulutnya menjadi terdistorsi, ia menjadi lesu, dan kesulitan berbicara…

Di ruang gawat darurat Rumah Sakit Da Nang, dokter melakukan CT scan dan kemudian mengadakan konsultasi mendesak dengan dokter dari Departemen Stroke. Ini adalah kasus stroke pada anak yang sangat langka. Pasien dirawat dengan kelemahan di sisi kanan tubuh, yang berkembang menjadi kelumpuhan total dan perubahan kesadaran.

Untungnya, keluarga tersebut berhasil membawa H. ke Rumah Sakit Da Nang tepat waktu selama masa kritis. Para dokter mengadakan konsultasi mendesak dengan spesialis stroke terkemuka di Kota Ho Chi Minh pada malam itu juga untuk membuat diagnosis yang akurat dan memutuskan untuk mengobati anak tersebut dengan obat trombolitik dengan harapan dapat menyelamatkan nyawanya.

Hy hữu: Cứu sống bé trai 10 tuổi tại Đà Nẵng bị đột quỵ não  - Ảnh 1.

Dokter memeriksa fungsi motorik NNH sebelum ia dipulangkan dari rumah sakit.

Menurut Dr. Pham Nhu Thong, MSc dan Wakil Kepala Departemen Stroke, kasus pasien semuda ini yang menderita stroke belum pernah terjadi sebelumnya di Rumah Sakit Da Nang. Pengobatannya akan sangat sulit dan berisiko karena mungkin ada komplikasi tambahan, yang meninggalkan dampak jangka panjang di masa depan.

Untungnya, anak tersebut merespons pengobatan dengan baik, berangsur-angsur membaik setelah menjalani serangkaian pengobatan dan latihan rehabilitasi intensif. Saat ini, pasien telah dipulangkan dari rumah sakit dan kembali ke sekolah setelah hampir sebulan dirawat di rumah sakit.

Stroke dapat terjadi pada usia berapa pun.

Dr. Pham Nhu Thong menambahkan bahwa, melalui kasus stroke yang dialami NH, dapat dilihat bahwa stroke dapat terjadi pada usia berapa pun. Jika terjadi pada orang muda atau anak-anak, konsekuensinya bisa sangat parah karena adanya dampak fisik dan mental bagi pasien.

Untuk pasien anak dengan kelainan kardiovaskular atau gangguan pembekuan darah, yang merupakan penyebab potensial stroke, perlu diberikan perhatian lebih.

Menurut Dr. Thong, bagi korban stroke, "waktu emas" menentukan kelangsungan hidup dan pemulihan pasien. Oleh karena itu, anggota keluarga perlu menyadari tanda-tanda stroke (BE FAST) untuk mengenalinya sejak dini dan memberikan perawatan darurat tepat waktu.

Secara spesifik, BE FAST mencakup B (KESEIMBANGAN): kehilangan keseimbangan, sakit kepala, pusing; E (PENGLIHATAN): kehilangan penglihatan sebagian atau seluruhnya, penglihatan kabur tiba-tiba; F (WAJAH): asimetri wajah tiba-tiba, senyum satu sisi, philtrum yang menyimpang; A (LENGAN): kelemahan pada satu lengan atau kaki, kesulitan menggenggam benda; S (BICARA): kehilangan kemampuan bicara, kesulitan berbicara tiba-tiba, bicara cadel; T (WAKTU): ketika gejala-gejala di atas muncul tiba-tiba, segera hubungi 115 atau bawa pasien ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan darurat stroke tepat waktu.



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Hang Rai

Hang Rai

Ulang Tahun Ibu

Ulang Tahun Ibu

PENJUALAN SIARAN LANGSUNG

PENJUALAN SIARAN LANGSUNG