Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Konjungtivitis (mata merah) - VnExpress Health

VnExpressVnExpress09/09/2023


Konjungtivitis, atau mata merah, adalah peradangan pada konjungtiva, biasanya disebabkan oleh virus. Penyakit ini membutuhkan kebersihan yang cermat dan penggunaan obat oral dan topikal yang tepat.

Artikel ini telah ditinjau secara profesional oleh Dr. Nguyen Minh Tien, Wakil Direktur Rumah Sakit Anak Kota Ho Chi Minh.

Apa itu konjungtivitis (mata merah)?

- Konjungtivitis, juga dikenal sebagai mata merah muda, adalah peradangan pada konjungtiva mata, biasanya disebabkan oleh virus.

- Konjungtiva adalah selaput lendir yang melapisi bagian dalam kelopak mata atas dan bawah. Biasanya, warnanya putih jernih, tetapi ketika meradang, akan menjadi bengkak dan merah.

Gejala

- Gejalanya meliputi rasa berpasir, perih, nyeri, terbakar, gatal, atau berat di kelopak mata, sensitivitas terhadap cahaya, keluarnya air mata, dan keluarnya lendir yang dapat menyebabkan kelopak mata saling menempel, terutama saat bangun tidur di pagi hari.

- Cairan yang keluar bisa berwarna putih susu, kuning pucat, atau hijau pucat; kental atau encer; dan muncul kembali dengan sangat cepat setelah diseka.

- Menangis, rewel.

- Konjungtiva kehilangan transparansi normalnya, menjadi bengkak, membesar, dan merah. Pada kasus yang parah, konjungtiva dapat menonjol keluar, atau kelopak mata atas dan bawah dapat membengkak.

- Penyakit ini biasanya terjadi pada satu mata, kemudian menyebar ke mata lainnya beberapa hari kemudian; penyakit ini juga dapat menyerang kedua mata secara bersamaan.

- Penglihatan tidak terganggu dengan konjungtivitis sederhana. Jika cairan yang keluar terkonsentrasi di kornea dan terdapat air mata, anak mungkin mengalami sensasi kabur.

- Mataku sakit dan aku sensitif terhadap cahaya.

- Pembengkakan kelenjar getah bening dapat muncul di depan telinga.

Bagaimana cara merawatnya?

Sebagian besar kasus konjungtivitis ditangani secara rawat jalan, harap diperhatikan:

- Minumlah obat sesuai resep dokter (obat penurun demam, obat pereda nyeri, obat anti gatal).

- Gunakan obat tetes mata yang aman, biasanya neomisin atau tobramisin.

- Jangan menggunakan obat tetes mata yang mengandung kortikosteroid karena risiko infeksi sekunder dan peningkatan tekanan intraokular.

- Mata kedua biasanya terinfeksi setelah 48 jam, jadi kedua mata harus diobati dengan masing-masing dua tetes, 6-8 kali sehari.

- Bersihkan mata dengan larutan garam fisiologis natrium klorida 0,9%.

- Pertahankan pola makan normal dan jaga kondisi fisik Anda.

- Hindari iritasi seperti debu, bulu hewan peliharaan, dll.

- Jaga jarak relatif dan praktikkan kebersihan umum.

- Mengenakan kacamata pelindung dapat membantu mencegah penyebaran penyakit kepada anggota keluarga lainnya.

- Janji temu lanjutan sebaiknya dijadwalkan setiap 2-3 hari, sesuai anjuran dokter.

Kapan janji temu lanjutan diperlukan?

- Mataku sangat sakit.

- Takut cahaya.

Amerika Italia



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
VIETNAM - NEGERI KEBAHAGIAAN DAN CINTA

VIETNAM - NEGERI KEBAHAGIAAN DAN CINTA

5

5

"Perhiasan kerang – keindahan dari laut"

"Perhiasan kerang – keindahan dari laut"