Apa yang sebaiknya Anda makan jika Anda menderita konjungtivitis (mata merah)?
Makanan yang kaya akan vitamin A
Penderita konjungtivitis sebaiknya mengonsumsi makanan yang kaya vitamin A, seperti wortel, ubi jalar, labu, kuning telur, sayuran berdaun hijau gelap (bayam, kangkung, dll.), dan jeroan (hati sapi, hati ayam, dll.).
Perlu diingat bahwa ketika mengonsumsi hati hewan, penderita konjungtivitis sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 100g per minggu untuk menghindari asupan vitamin A yang berlebihan, yang berbahaya bagi hati.
Vitamin C baik untuk penderita konjungtivitis (mata merah).
Beberapa makanan kaya vitamin C yang baik untuk penderita konjungtivitis antara lain buah-buahan sitrus (jeruk bali, kumquat, jeruk mandarin, jeruk, lemon, dll.), jambu biji, kiwi, beri (stroberi, blueberry, dll.), dan sayuran berdaun hijau gelap (brokoli, kale, bayam, dll.).

Beberapa makanan kaya vitamin C yang baik untuk penderita konjungtivitis antara lain buah-buahan sitrus (jeruk bali, kumquat, jeruk mandarin, jeruk, lemon, dll.), jambu biji, kiwi, beri (stroberi, blueberry, dll.), dan sayuran berdaun hijau gelap.
Makanan yang kaya akan vitamin E
Beberapa makanan umum yang kaya akan vitamin E antara lain minyak zaitun, alpukat matang, kacang-kacangan (mete, almond, kenari, dll.), dan lemak ikan berlemak (salmon, tuna, herring, mackerel, dll.).
Konsumsi makanan yang kaya akan omega-3 untuk mempercepat pemulihan.
Penderita konjungtivitis sebaiknya mengonsumsi makanan yang kaya omega-3 untuk membantu memperbaiki gejala dan mempercepat pemulihan, seperti meningkatkan konsumsi salmon, tuna, mackerel, sarden, rumput laut, dan kacang-kacangan (biji rami, biji chia, dll.).
Makanan yang kaya akan seng
Beberapa makanan kaya zinc yang baik untuk penderita masalah mata antara lain tiram, daging sapi, ayam, kacang-kacangan (lentil, kedelai, dll.), dan biji-bijian (biji wijen, biji labu, kacang mete, dll.).

Beberapa makanan kaya zinc yang baik untuk penderita masalah mata antara lain tiram, daging sapi, ayam, kacang-kacangan (lentil, kedelai, dll.), dan biji-bijian (biji wijen, biji labu, kacang mete, dll.).
Makanan yang kaya probiotik membantu mendukung kesehatan mata.
Beberapa makanan kaya probiotik yang baik untuk penderita konjungtivitis antara lain yogurt/kefir/kimchi fermentasi alami, teh kombucha, sup miso, pasta tempe, dan lain sebagainya.
Antioksidan membantu mengurangi peradangan pada mata.
Memastikan asupan antioksidan yang cukup dengan mengonsumsi banyak sayuran hijau, sayuran akar, biji-bijian utuh, dan buah-buahan segar dapat membantu mengurangi gejala konjungtivitis dan meningkatkan kesehatan mata.
Penderita konjungtivitis perlu minum banyak air.
Menjaga hidrasi yang cukup (1,5-2 liter/hari) membantu lapisan air mata berfungsi lebih efektif, mencegah mata kering dan mengurangi iritasi akibat konjungtivitis. Makanan kaya air menyediakan elektrolit, mendukung tekanan darah dan keseimbangan cairan, serta mengurangi kerusakan mata.
Oleh karena itu, penderita konjungtivitis sebaiknya mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan air, seperti pir, apel, semangka, mentimun, melon, melon madu, air kelapa, seledri, dan lain sebagainya.

Penderita konjungtivitis sebaiknya menghindari makanan pedas...
Makanan yang harus dihindari saat Anda menderita konjungtivitis (mata merah).
Makanan tinggi garam dan lemak jenuh: Makanan cepat saji, makanan gorengan, dan daging berlemak mengandung kadar garam dan lemak jenuh yang tinggi, yang dapat meningkatkan respons peradangan dalam tubuh, memperburuk gejala konjungtivitis.
Makanan tinggi gula: Gula rafinasi dalam permen dan minuman manis melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh kesulitan melawan infeksi.
Kafein dan alkohol: Kafein dan alkohol memiliki efek diuretik, menyebabkan dehidrasi, yang dapat menyebabkan mata kering dan peningkatan rasa tidak nyaman.
Makanan yang mudah memicu alergi atau merangsang sistem kekebalan tubuh: Makanan laut, kacang tanah, telur, dan beberapa jenis kacang dapat menyebabkan reaksi alergi, memicu pelepasan histamin, yang menyebabkan peradangan, gatal, dan pembengkakan pada mata. Menghindari makanan ini membantu mengurangi gejala dan mempercepat pemulihan. Makanan pedas juga harus dihindari saat menderita konjungtivitis.
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/bi-dau-mat-do-nen-an-gi-172260513165240227.htm






Komentar (0)