![]() |
Pada malam tanggal 28 Mei, Son Tung merilis video musik untuk "Come My Way ," yang menampilkan banyak simbol budaya Vietnam yang menarik perhatian komunitas daring. Secara khusus, pada detik-detik awal, gambar burung Lac – simbol yang terkait dengan gendang perunggu Dong Son – yang muncul di Los Angeles memicu banyak diskusi tentang makna yang ingin disampaikan oleh sang artis.
Menurut studi arkeologi, gambar burung Lac yang muncul di permukaan dan badan gendang perunggu Lac Viet, yang berasal dari ribuan tahun yang lalu, diyakini sebagai totem suci.
Gambar burung Lac yang mitos ditemukan pada banyak gendang perunggu Dong Son. Gambar tersebut menggambarkan seekor burung dengan paruh panjang, leher panjang, dan tubuh panjang, yang mengelilingi matahari.
Sarjana Dao Duy Anh dan beberapa peneliti percaya bahwa burung Lac adalah simbol yang terinspirasi oleh burung air (bangau, kuntul, egret, dll.), yang merupakan burung-burung yang umum di Delta Sungai Merah.
Pertama, mari kita mulai dengan nama "Burung Lạc". Dalam studi "Gambar Burung Lạc pada Gendang Perunggu Kuno Đông Sơn" oleh Profesor Madya Dr. Hỏa Diệu Thúy, sang sarjana menyajikan beberapa teori yang menunjukkan bahwa kata "Lạc" dalam "Burung Lạc" berasal dari kata "Lạc điền" (sawah).
Ciri khas sawah adalah "bertani sesuai pasang surut," "berkebun sesuai dengan pasang dan surut air laut." Dengan demikian, Lac Dien merujuk pada sawah, orang-orang yang mengolahnya adalah orang-orang Lac, raja-raja Lac memerintahnya, dan jenderal-jenderal Lac membantu mereka. Orang-orang zaman dahulu banyak menggunakan kata "Lac" dalam berbagai konteks: Lac Viet, raja Lac, marquis Lac, jenderal Lac, orang-orang Lac, Lac Dien.
Namun, pertanyaan terus muncul: mengapa menggunakan kata "lạc" dan bukan "nước" (air/buluh)? Sarjana Hỏa Diệu Thúy berpendapat bahwa wilayah Cửu Chân pada era Hùng Vương meliputi Thanh Hóa dan Nghệ An , yang terletak di sepanjang sungai besar. Dalam dialek Thanh-Nghệ, sawah disebut "đồng sác" (Thanh Hóa) dan "đồng sặc" (Nghệ An). Dalam dialek Thanh-Nghệ pada waktu itu, bunyi S dan L sering digunakan secara bergantian, ada yang menyebutnya "ruồng sác" dan ada pula yang menyebutnya "ruồng lác".
Jadi, "lạc điền" berarti "sawah," dan "burung lạc" merujuk pada "burung sác," spesies burung yang sering mengunjungi sawah untuk mencari makanan.
Namun secara spesifik, manakah dari berbagai burung yang mencari makan di sawah yang merupakan "burung Lạc"? Apakah itu bangau, burung bangau, pelikan, kuntul, egret, dan lain-lain, ataukah campuran dari berbagai spesies? Beberapa penelitian menunjukkan bahwa "burung Lạc" merujuk pada bangau, karena bangau hidup lebih harmonis dengan masyarakat Lạc Việt daripada spesies lain, dan bangau dikenal lembut dan rajin. Hubungan erat antara bangau dan masyarakat Lạc Việt terlihat jelas dalam lagu-lagu rakyat dan balada, di mana jumlah penggambaran bangau jauh lebih tinggi daripada burung-burung lainnya.
Menurut beberapa peneliti, unggas air menjadi model untuk "burung Lac" yang digambarkan pada gendang perunggu Dong Son. Karena kedekatan dan kecintaan mereka terhadap burung ini, masyarakat Lac Viet menstylisasikan bangau menjadi makhluk mitos, terbang mengelilingi matahari dengan sayap terbentang. Penghormatan terhadap bangau ini juga menunjukkan bahwa masyarakat Lac Viet menghargai kelembutan, ketekunan, dan kesederhanaan dalam karakter dan jiwa mereka.
Menurut penelitian Dao Duy Anh tentang asal usul bangsa Vietnam, ia menyebut burung Lac sebagai "burung migran," yang berarti spesies burung yang terbang ke tanah baru. Orang-orang mengikuti burung ini untuk menetap di tanah yang kemudian menjadi Lac Viet.
![]() |
Dalam video musik tersebut, Son Tung mengenakan kemeja yang disulam dengan simbol burung Lac. |
Baru-baru ini, muncul berbagai interpretasi mengenai citra burung Lac. Profesor Le Huy Bac, kepala Departemen Studi Vietnam di Universitas Pedagogi Hanoi , menyatakan dalam surat kabar Tuoi Tre bahwa burung Lac adalah totem rakyat Vietnam. Citra ini mewujudkan kualitas semua burung agung menurut imajinasi leluhur Vietnam.
Profesor Le Huy Bac berpendapat bahwa burung Lac bukanlah makhluk mitos seperti yang selama ini diyakini. Menurut pemikiran masyarakat Vietnam kuno, burung Lac adalah burung legendaris dengan kekuatan luar biasa, keindahan yang megah, dan nilai-nilai moral. Burung ini diyakini mampu membantu dan membimbing orang Vietnam dalam pemukiman, peternakan, pertanian, dan mengatasi semua tantangan dan rintangan, baik di alam maupun dalam menghadapi musuh yang menyerang untuk melindungi kedaulatan mereka .
Meskipun terdapat banyak penjelasan berbeda tentang asal usul burung Lac, simbol ini selalu mewujudkan semangat kebebasan dan martabat. Burung Lac yang lembut menandai datangnya musim tanam yang menggembirakan bagi para petani Vietnam kuno. Citra burung ini yang mendominasi langit selalu menjadi impian masyarakat Lac Viet.
Semakin banyak seniman Vietnam yang secara kreatif memasukkan simbol-simbol budaya Vietnam ke dalam karya seni mereka, terutama dalam proyek-proyek internasional. Tren ini mencerminkan apresiasi para seniman terhadap budaya nasional mereka dan aspirasi mereka untuk menegaskan identitas Vietnam secara global.
Sumber: https://znews.vn/bieu-tuong-chim-lac-bat-nguon-tu-dau-post1655106.html










Komentar (0)