Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Simbol arsitektur Prancis di jantung kota Hanoi

Gedung Opera Hanoi merupakan simbol arsitektur Prancis di jantung kota Hanoi kuno. Bangsa Prancis membangun gedung ini lebih dari 100 tahun yang lalu. Dua arsitek Prancis, Broyer dan Harlay, terinspirasi oleh Opera Garnier di Paris untuk merancang sebuah bangunan dengan gaya klasik Eropa yang kental, tetapi dengan variasi yang disesuaikan dengan iklim dan kondisi ekonomi Vietnam pada masa itu.

HeritageHeritage26/05/2025

1.jpg

2.jpg

Bangunan ini memiliki luas hingga 2.600 m², panjang 87 m, lebar 30 m, dan tinggi puncak dibandingkan dengan permukaan jalan adalah 34 m. Dibandingkan dengan jumlah penduduk Hanoi pada masa itu, Gedung Opera ini merupakan karya arsitektur yang besar dengan kapasitas 870 kursi.

3.jpg

4.jpg

Di dalam bekas teater terdapat panggung besar dan auditorium utama berukuran 24x24m. Lantai tengah memiliki banyak ruangan kecil untuk penonton dengan tiket pribadi. Tangga tengah menuju lantai dua merupakan aula utama yang besar. Terdapat tangga samping dan koridor di kedua sisinya. Di belakang teater terdapat area belakang panggung dengan 18 bilik tempat para aktor berdandan, 2 ruang latihan, perpustakaan, dan ruang pertemuan.

5.jpg

6.jpg

Pada tahun-tahun awal penggunaannya, Teater merupakan tempat pementasan bentuk-bentuk seni klasik seperti Opera, musik kamar, drama... melayani kelas mandarin.

Gedung Opera baru benar-benar menjadi bagian dari masyarakat Vietnam ketika menjadi tuan rumah berbagai peristiwa bersejarah penting seperti Revolusi Agustus dan tahun-tahun awal Republik Demokratik Vietnam. Dimulai dengan pawai perdana front Viet Minh pada 17 Agustus 1945 di Lapangan Gedung Opera.

7.jpg

8.jpg

Dua hari kemudian, pada pagi hari tanggal 19 Agustus, setelah seruan Viet Minh, seluruh Hanoi bangkit di bawah belantara bendera merah dan bintang kuning dan langsung menuju Alun-alun Gedung Opera untuk menghadiri pawai. Setelah penghormatan bendera dan lagu Tien Quan Ca, perwakilan komite militer revolusioner membacakan seruan Viet Minh untuk menyatukan seluruh rakyat Vietnam dan bangkit bersama.

9.jpg

10.jpg

Pada tanggal 29 Agustus 1945, dalam suasana penuh suka cita kemenangan Revolusi Agustus, pasukan pembebasan Viet Bac berbaris menuju Hanoi dan disambut oleh rakyat ibu kota di Alun-alun Gedung Opera. Setelah Hari Nasional, pada tanggal 16 September 1945, Pekan Emas berlangsung di Alun-alun Gedung Opera. Pada awal Oktober 1945, Hari Perlawanan Selatan juga diadakan di sini. Pada tanggal 5 Maret 1945, Majelis Nasional Republik Demokratik Vietnam mengadakan sidang pertamanya di Aula Gedung Opera Hanoi.

11.jpg

12.jpg

Tepat satu tahun setelah Presiden Ho Chi Minh membacakan Deklarasi Kemerdekaan, pada tanggal 2 September 1946, sebuah rapat umum diadakan di sini untuk merayakan ulang tahun pertama berdirinya Republik Demokratik Vietnam, sekaligus hari Paman Ho pertama kali menginjakkan kaki di Gedung Opera Hanoi. Setelah itu, banyak sidang Majelis Nasional diadakan di sini hingga akhirnya Aula Ba Dinh dibangun. Hingga kini, Gedung Opera selalu menjadi pusat pertemuan penting, konferensi, rapat umum, dan pertunjukan seni berkualitas tinggi oleh kelompok-kelompok seni domestik dan internasional.

Majalah Heritage



Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk