Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Kesetaraan dengan AI

Pengalaman mengajar saya selama puluhan tahun setidaknya telah membantu saya menyadari satu hal penting dalam konteks perubahan besar yang disebabkan oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI): bahwa baik guru maupun siswa sama-sama setara di hadapan kecerdasan ketiga yang sangat unggul, sangat objektif, dan dingin.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên03/08/2025

Di suatu tempat di dunia , ada kasus di mana guru marah karena siswa mereka menggunakan AI untuk menyelesaikan tugas. Ada juga contoh siswa yang mengajukan keluhan ke universitas menuntut pengembalian uang setelah mengetahui bahwa profesor mereka menggunakan AI untuk membuat materi pengajaran, seperti yang baru-baru ini terjadi di Northeastern University (Massachusetts, AS).

Pada akhirnya, tidak logis bagi guru untuk melarang siswa menggunakan kecerdasan ketiga yang lebih unggul seperti AI untuk pembelajaran dan pekerjaan rumah. Ini tidak berbeda dengan melarang siswa membaca buku. Apa yang menjadi kekhawatiran guru di sini? Apakah siswa tidak lagi membutuhkan solusi guru di kelas, karena solusi tersebut sudah tersedia dari kecerdasan ketiga? Dan apakah itu akan mewakili hilangnya otoritas yang signifikan bagi guru?

Sebaliknya, reaksi siswa terhadap guru mereka yang menggunakan AI untuk mempersiapkan pelajaran pada akhirnya tidak logis. Lagipula, fakta bahwa guru bekerja dengan kecerdasan ketiga yang lebih unggul seperti AI untuk membuat kuliah lebih mendalam dan berwawasan adalah hal yang baik. Jadi apa inti dari reaksi siswa dalam kasus ini? Apakah karena mereka berpikir, "Jika guru menggunakan AI seperti kita, mengapa kita harus membayar untuk belajar darinya?" Dan apakah ini, pada kenyataannya, merupakan kerugian yang tidak dapat diterima terhadap hak-hak pelajar?

Jawaban untuk kedua kasus tersebut tidak terletak pada apakah akan menggunakan AI untuk tugas atau persiapan kuliah, melainkan pada filosofi yang mendasarinya dan bagaimana menggunakan AI ketika melakukan hal-hal tersebut.

Para guru, jangan takut dengan siswa yang menggunakan AI. Ingat, dalam sejarah peradaban manusia, ketika buku pertama kali muncul, orang-orang takut buku akan "merusak ingatan manusia"? Ketika komputer digunakan di kelas, orang-orang takut "anak-anak tidak akan tahu cara mengerjakan matematika secara manual," dan ketika Google Search menjadi populer, orang-orang khawatir "anak-anak akan menjadi pemikir yang malas, hanya tahu cara mencari informasi." Tetapi perjalanan belajar anak muda terus berkembang lebih jauh. Jadi, apakah benar-benar perlu memandang AI sebagai "ancaman terhadap pembelajaran yang sesungguhnya"?

Para siswa, janganlah menolak guru yang menggunakan AI untuk mempersiapkan pelajaran. Jika kalian diperbolehkan menggunakan AI untuk belajar lebih cepat dan memahami lebih dalam, mengapa guru tidak diperbolehkan menggunakan AI untuk membuat kuliah mereka lebih berwawasan, beragam, dan relevan? AI tidak membuat kuliah menjadi kurang berkualitas. Percayalah bahwa ketika guru menggunakan AI secara bertanggung jawab dan kreatif, itu karena mereka ingin memberi kalian pengetahuan yang lebih mendalam, lebih luas, dan lebih didukung oleh kecerdasan ketiga yang unggul.

Hanya ada satu hal yang harus ditakuti oleh guru dan siswa, dan harus dilakukan dengan adil dan jujur ​​satu sama lain dalam memanfaatkan dukungan AI: Jangan menggunakan fitur salin-tempel, jangan menggunakan AI sebagai pengganti siswa atau guru. Siswa tidak boleh dengan mudah membiarkan AI mengerjakan tugas mereka. Guru tentu saja tidak boleh dengan mudah membiarkan AI menyiapkan pelajaran mereka. AI tidak menghalangi kita untuk menjadi manusia dengan martabat, identitas, pikiran, dan impian kita sendiri, kecuali jika kita dengan ceroboh dan sembrono kehilangan semua itu.

Sumber: https://thanhnien.vn/binh-dang-voi-ai-18525080322081173.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
kthuw

kthuw

Teruslah berjuang, paman!

Teruslah berjuang, paman!

Bunga-bunga bermekaran dengan cerah.

Bunga-bunga bermekaran dengan cerah.