Ilustrasi
Bahasa Indonesia: Sesuai dengan Kesimpulan No. 137-KL/TW tanggal 28 Maret 2025 dari Politbiro dan Sekretariat tentang Proyek penataan ulang dan reorganisasi unit administratif di semua tingkatan dan membangun model organisasi pemerintah daerah 2 tingkat, dalam rangka memastikan kelancaran kegiatan manajemen dan operasi, memenuhi kebutuhan layanan orang, lembaga, dan organisasi secara berkesinambungan, dan membatasi risiko hilangnya dokumen kearsipan, Kementerian Dalam Negeri telah melaksanakan rencana untuk membimbing dan mendukung daerah dalam memperkuat pengelolaan dokumen dan pekerjaan kearsipan.
Hal ini bertujuan untuk memperkuat tanggung jawab pengelolaan negara Kementerian Dalam Negeri terhadap dokumen dan arsip nasional dalam konteks penataan dan organisasi aparatur.
Kementerian Dalam Negeri akan secara langsung mendorong, membimbing, dan mendukung daerah dalam melaksanakan tugas-tugas mendesak pengelolaan dokumen dan kearsipan serta digitalisasi dokumen kearsipan dalam penataan dan reorganisasi unit administrasi di semua tingkatan dan membangun model pengorganisasian perangkat daerah tingkat 2.
Pelaksanaan tugas pengelolaan dan digitalisasi dokumen kearsipan harus disinkronkan dengan perkembangan penataan dan reorganisasi unit administrasi daerah di semua tingkatan. Pastikan penerapan penuh persyaratan keamanan dokumen, keamanan informasi dokumen dan data; pastikan kelancaran kegiatan manajemen dan operasional, serta memenuhi persyaratan layanan berkelanjutan kepada masyarakat, instansi, dan organisasi.
Rencananya, dalam rangka pelaksanaan Proyek Penataan Ulang dan Reorganisasi Unit Administrasi Semua Tingkat dan Membangun Model Penataan Perangkat Daerah Tingkat 2, Kementerian Dalam Negeri akan secara langsung menerima, menanggapi, membimbing, dan menjawab pertanyaan terkait pekerjaan dokumen dan kearsipan.
Bersamaan dengan itu, menyelenggarakan delegasi kerja Kementerian Dalam Negeri untuk bekerja sama secara langsung dengan daerah dan memberikan arahan tentang tata kelola kearsipan, pengarsipan, dan digitalisasi dokumen kearsipan dalam rangka pelaksanaan penataan dan reorganisasi unit administrasi pemerintahan di semua jenjang dan membangun model pengorganisasian aparatur pemerintah daerah tingkat 2.
Kementerian Dalam Negeri juga memberi nasihat tentang pengintegrasian isi penataan kembali arsip sejarah negara di tingkat provinsi ke dalam Proyek Penataan Ulang dan Penataan Ulang Unit-Unit Administratif di Semua Tingkat dan Pembangunan Model Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Dua Tingkat...
Sebelumnya, pada 19 Maret lalu, Kementerian Dalam Negeri juga telah menerbitkan surat edaran kepada Komite Rakyat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota di tingkat pusat tentang penguatan tata kelola dokumen dan kearsipan dalam rangka penataan aparatur negara .
Kementerian Dalam Negeri meminta Ketua Komite Rakyat Daerah (KPD) Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk segera mengarahkan pelaksanaan sejumlah tugas mendesak guna memperkuat tata kelola kearsipan dalam proses penataan aparatur pemerintah daerah.
Semua dokumen dan basis data dokumen yang terbentuk selama kegiatan instansi dan organisasi harus dikelola secara terpusat, seragam, dan aman sesuai dengan arsip masing-masing; dokumen dan basis data dokumen suatu instansi atau organisasi harus disusun secara statistik dan kolektif sesuai dengan arsip instansi atau organisasi tersebut.
Melaksanakan penutupan arsip instansi dan organisasi sejak tanggal berakhirnya kegiatan operasional. Instansi dan organisasi dilarang menerbitkan dokumen administratif yang menjadi kewenangannya sejak tanggal berlakunya keputusan pejabat yang berwenang tentang penggabungan atau penghentian kegiatan operasional. Dilarang keras menyita, memindahkan, atau memusnahkan dokumen dan basis data dokumen secara melawan hukum; dilarang merusak atau menghilangkan dokumen dan basis data dokumen selama proses penataan kembali aparatur.
Arsip sejarah provinsi bertugas menerima dan berkoordinasi dengan pimpinan instansi, organisasi, dan unit administrasi untuk tetap melakukan pelestarian di tempat atau pelestarian sementara seluruh dokumen kearsipan dan pangkalan data dokumen di provinsi serta menyerahkan dokumen sesuai kewenangan pengelolaannya kepada instansi, organisasi, dan unit administrasi baru setelah penataan aparatur.
Serah terima dokumen dan pangkalan data dokumen pasca penataan organisasi dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kearsipan.
Kementerian Dalam Negeri juga mewajibkan pelaksanaan secara tegas peraturan perundang-undangan di bidang tata kelola dan penggunaan stempel serta sertifikat tanda tangan digital bagi jabatan publik khusus; perlindungan rahasia negara, serta jaminan keamanan informasi, dokumen, dan data dalam pelaksanaan tugas statistik, pengemasan, serah terima, pemeliharaan, dan penggunaan dalam proses penataan aparatur.
Thu Giang
Sumber: https://baochinhphu.vn/bo-noi-vu-huong-dan-dia-phuong-quan-ly-van-thu-luu-tru-khi-sap-xep-don-vi-hanh-chinh-10225040511250635.htm
Komentar (0)