Untuk memastikan kemajuan, Perbendaharaan Negara mengharuskan unit-unit afiliasinya untuk mengatur pegawai negeri sipil (termasuk para pemimpin dan spesialis) untuk bekerja sepanjang libur Hari Nasional mulai 30 Agustus 2025 hingga 2 September 2025.
Fokus pada sumber daya manusia untuk memprioritaskan pembayaran hadiah Hari Nasional dan '178 hari libur'
Kementerian Keuangan Negara (KBNN) baru saja menerbitkan Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor 9823/KBNN-QLTT tanggal 29 Agustus 2025 untuk menyesuaikan operasional sistem, memastikan bahwa pembayaran bantuan Pemerintah sebesar VND 100.000 kepada masyarakat dapat terlaksana secara penuh dan tepat waktu sebelum Hari Nasional, 2 September.
Oleh karena itu, Kementerian Keuangan telah memutuskan untuk sementara menangguhkan rencana konversi kode bank 8 digit untuk cabang bank umum tempat Kementerian Keuangan membuka rekening. Sebelumnya, rencana ini telah disebutkan dalam Berita Resmi No. 9748/KBNN-QLTT tertanggal 26 Agustus 2025. Namun, untuk memprioritaskan pembayaran bingkisan Hari Nasional, konversi akan ditunda dan baru akan dilaksanakan setelah ada pengumuman baru.
Target tertinggi yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan adalah: Semua bantuan, baik melalui transfer bank maupun tunai, harus sampai kepada masyarakat sebelum tanggal 2 September 2025. Pelaksanaannya harus cepat, tuntas, dan tepat sasaran, sehingga terhindar dari keterlambatan atau kesalahan dalam proses pembayaran.
Demi kelancaran pelaksanaan tugas, Kementerian Keuangan mewajibkan unit-unit terkait untuk menempatkan pegawai negeri sipil (termasuk pimpinan dan spesialis) untuk bekerja selama libur Hari Nasional, mulai 30 Agustus 2025 hingga 2 September 2025. Tugas utamanya adalah memastikan kelancaran proses pembayaran dan pelunasan polis bagi masyarakat, tanpa gangguan.
Pada saat yang sama, Kas Negara juga meminta untuk fokus melayani pembayaran kebijakan dan rezim bagi subjek yang terdampak pengaturan organisasi menurut Keputusan No. 178/2024/ND-CP (dalam hal permintaan dari unit pengeluaran anggaran).
Perbendaharaan Negara dengan tegas menginstruksikan: pegawai negeri sipil di departemen fungsional dan kantor transaksi harus menyadari bahwa tugas membayar hadiah dan kebijakan pada kesempatan ini merupakan tugas politik tingkat atas. Oleh karena itu, seluruh sistem harus berfokus pada prioritas kepemimpinan, pengarahan, dan pengorganisasian pelaksanaan sesuai peraturan, secara cepat dan efektif, untuk memastikan jaminan sosial dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
Dana vaksin yang tersisa lebih dari 3.400 miliar VND, yang harus dibayarkan ke anggaran pusat.
Sejalan dengan pelaksanaan pembayaran hadiah Hari Nasional, Kementerian Keuangan terus menunjukkan perannya dalam pengelolaan keuangan publik yang transparan melalui pengoperasian Dana Vaksin COVID-19.
Berdasarkan informasi dari Kas Negara, total dana yang dimobilisasi oleh Dana Vaksin COVID-19 adalah VND 11.084 miliar, termasuk VND 389,6 miliar bunga deposito bank. Dari jumlah tersebut, dana yang dibelanjakan adalah VND 7.671,4 miliar, terutama untuk pembelian vaksin (VND 7.666,9 miliar).
Sampai saat ini, saldo Dana yang tersisa adalah 3.418 miliar VND (termasuk mata uang asing yang dikonversi dan selisih nilai tukar), yang telah diserahkan ke anggaran Pusat sesuai peraturan.
Sebelumnya, dalam konteks wabah pandemi COVID-19, Perdana Menteri menandatangani Keputusan No. 779/QD-TTg tanggal 26 Mei 2021 tentang pembentukan Dana Vaksin COVID-19 Vietnam, yang bertujuan untuk memobilisasi sumber daya sosial dan anggaran negara untuk melayani kampanye vaksinasi terbesar dalam sejarah.
Sejak awal, Kementerian Keuangan menugaskan Kementerian Keuangan Negara untuk membentuk dan mengoperasikan Badan Pengelola Dana. Kementerian Keuangan Negara telah membangun infrastruktur keuangan dan prosedur pengendalian untuk memastikan semua kegiatan mematuhi hukum, transparan, dan efektif.
Dalam peran utamanya, Perbendaharaan Negara telah melaksanakan tiga tugas utama: Manajemen terpusat dan ilmiah, memastikan bahwa semua kontribusi dipertanggungjawabkan dengan cepat dan akurat; pembayaran tepat waktu dan tepat, sehingga vaksin dapat menjangkau masyarakat sesegera mungkin; dan keamanan mutlak untuk seluruh arus kas Dana.
Per 30 Juni 2025, Dana tersebut telah memobilisasi lebih dari VND 11 miliar, memberikan kontribusi besar bagi penanggulangan epidemi. Setelah menyelesaikan misinya, seluruh saldo yang tersisa dialihkan ke anggaran pusat.
Berdasarkan Resolusi Pemerintah No. 206/NQ-CP tertanggal 8 Juli 2025, Kementerian Keuangan telah menyelesaikan penutupan rekening Dana Vaksin, penyusunan laporan keuangan, dan penyampaian seluruh saldo ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada bulan September 2025. Hal ini merupakan tonggak sejarah yang menegaskan berakhirnya misi bersejarah Dana Vaksin.
Tuan Minh
Sumber: https://baochinhphu.vn/kho-bac-lam-viec-xuyen-le-phoi-hop-chi-tra-qua-quoc-khanh-cho-nguoi-dan-102250830090825589.htm
Komentar (0)