Google Maps adalah aplikasi pemetaan daring yang sangat populer di seluruh dunia . Belakangan ini, Google Maps mendadak menjadi perbincangan hangat dengan hadirnya layanan gambar rute di Vietnam. Cukup aktifkan mode Street View saat mengakses Google Maps, temukan alamat tempat yang ingin "dikunjungi", dan pengguna dapat melihat gambar jalan dan rumah di sekitarnya. Karena proses pengambilan foto yang memakan waktu lama, pengguna dapat menangkap siluet orang-orang terkasih yang tak sengaja tertangkap lensa Google Maps.
"Kakak saya mengirim pesan teks agar saya membuka Google Maps untuk melihat pemandangan rumah saya di pedesaan. Saya merasa suaranya aneh, jadi saya menuruti permintaannya. Namun, saya tetap berpikir, rumah saya terasa begitu familiar, tidak ada yang bisa dilihat. Namun, gambar Google Maps menunjukkan banyak orang berdiri di depan rumah saya, kebanyakan adalah kerabat. Butuh beberapa detik bagi saya untuk menyadari bahwa itu adalah seluruh keluarga yang menunggu ayah saya dipulangkan dari rumah sakit. Itulah hari ayah saya meninggal dunia! Meskipun itu terjadi beberapa tahun yang lalu, melihat kembali gambar ini di internet, hati saya terasa sakit," ungkap HN (seorang pekerja kantoran di Kota Ho Chi Minh).
Kisah TH dan HN tidaklah unik. Meskipun gambar-gambarnya tidak terlalu jelas, momen-momen acak dan kebetulan yang terekam menjadi "kereta" yang membawa banyak orang kembali ke masa lalu. Setiap video dan gambar yang dibagikan adalah kisah yang membuat banyak orang berhenti sejenak untuk berpikir dan mengenang. Deskripsinya hanya beberapa baris: "Google Maps membawa saya mengunjungi rumah saya 8 tahun yang lalu. Saya bertemu kakek saya lagi", "Gambar ayah saya masih tidur di depan rumah, sekarang saya bahkan tidak bisa bermimpi untuk bertemu dengannya lagi", "Itu ibu saya, gambar ini hanya beberapa bulan sebelum beliau meninggal karena kanker"..., tetapi semuanya sudah tersampaikan.
Perangkat teknologi semakin modern, membuat fotografi menjadi sangat mudah, tetapi kita sering lupa momen mana yang berharga, mana yang layak dikenang. Citra Google Maps memang kebetulan, tetapi secara tak sengaja menyadarkan banyak orang, meski hanya sesaat, bahwa ada momen-momen yang dulu dianggap sederhana dan mudah, namun tak ternilai harganya saat bersama orang-orang terkasih. "Andai saja aku bisa tidur dan bangun seperti dulu. Nenek masih sehat, rambutnya masih hijau..." - curahan hati para penonton mengandung banyak perasaan. Meskipun ini hanya tren daring, hal ini telah meninggalkan banyak orang dalam keheningan dengan emosi yang tak terlupakan.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/boi-hoi-qua-khu-voi-google-maps-post802543.html
Komentar (0)