Coffee Company 15 dibentuk pada tahun 1996, berdasarkan penggabungan Farms 352 dan 712. Jejak langkah para prajurit yang terukir di tanah merah tidak hanya membawa aspirasi akan kekayaan tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga keamanan politik , menstabilkan kehidupan masyarakat, dan berkontribusi pada pengurangan kemiskinan yang berkelanjutan.
Saat ini, unit tersebut mengelola 828,23 hektar perkebunan kopi komersial; 33,06 hektar telah ditanami atau ditanami ulang; dan 23 hektar kopi ditanam secara organik. Setiap pohon kopi dirawat tidak hanya dengan keahlian teknis tetapi juga dengan tanggung jawab seorang prajurit terhadap lingkungan dan masa depan jangka panjang lahan strategis ini.
![]() |
| Para delegasi mengunjungi mesin kopi yang dirancang oleh Coffee Company 15. |
Tahun 2025 menandai tonggak penting dalam proses modernisasi perusahaan. Perusahaan telah berinvestasi dalam pabrik pengolahan kopi bubuk berkapasitas besar dengan lini produksi modern dan terintegrasi mulai dari pemanggangan hingga penggilingan dan pengemasan; dengan kapasitas sekitar 200 kg/jam, setara dengan 500 ton kopi per tahun. Lini produk utama seperti kopi bubuk panggang, kopi saring kertas, kantong kopi, kopi organik, dan kopi organik spesial memiliki proses yang terstandarisasi dan kualitas yang konsisten, sehingga lebih memenuhi kebutuhan konsumen.
Selain berinvestasi dalam produksi, perusahaan berfokus pada pembangunan merek, mendaftarkan perlindungan merek dagang di Kantor Kekayaan Intelektual dan Kantor Hak Cipta; mendaftarkan evaluasi dan sertifikasi produk bintang 4 OCOP, secara bertahap membangun merek "Soldier's Coffee" di pasar.
![]() |
| Kolonel Pham Phu Chau, Sekretaris Partai dan Wakil Direktur Perusahaan, dan Letnan Kolonel Le Trung Thanh, Direktur Perusahaan (dari kiri ke kanan), memperkenalkan produk "Kopi Prajurit". |
Letnan Kolonel Le Trung Thanh, Direktur perusahaan, meyakini: "Menanam kopi bukan hanya urusan bisnis, tetapi juga cara untuk melindungi tanah, masyarakat, dan wilayah ini. Kami telah memilih jalur pertanian hijau sebagai komitmen teguh terhadap tanah ini."
Komitmen tersebut diwujudkan melalui proyek-proyek amal untuk masyarakat setempat. Pada tahun 2025 saja, perusahaan membangun 16 "Rumah Rekan" dan 5 "Rumah Solidaritas Agung" di Dak Lak , Gia Lai, dan Lam Dong; ratusan sapi dan kambing ternak, bersama dengan puluhan ton pakan ternak, diserahkan langsung kepada keluarga miskin...
![]() |
| Panen kopi di Coffee Company 15. |
Unit tersebut juga secara konsisten membimbing masyarakat setempat untuk mengubah praktik produksi mereka yang ketinggalan zaman, membantu mereka keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan. Program-program yang menyediakan pemeriksaan medis dan obat-obatan gratis kepada masyarakat semakin memperkuat ikatan antara militer dan masyarakat, menciptakan fondasi dukungan rakyat yang kokoh.
Musim semi 2026 telah tiba. Di tengah terik matahari dan angin pegunungan yang luas, perkebunan kopi Coffee Company 15 tampak subur dan tangguh, seperti semangat tak tergoyahkan para prajurit. Aroma kopi menyebar bukan hanya dengan manisnya panen, tetapi juga dengan kehangatan kasih sayang ikatan antara militer dan rakyat. Diam-diam dan gigih, para prajurit yang terlibat dalam kegiatan ekonomi ini telah dan terus melindungi tanah, rakyat, dan wilayah dengan dedikasi dan tanggung jawab.
Bao Minh
Sumber: https://baodaklak.vn/kinh-te/202602/ca-phe-nguoi-linhtren-dat-do-bazan-3cc7d8f/










Komentar (0)