Menurut informasi dari keluarga Thai Tran, penyanyi tersebut meninggal dunia pada pagi hari tanggal 25 November. Upacara pembalseman akan berlangsung pukul 14.00 pada tanggal 25 November di rumah penyanyi tersebut, dan prosesi pemakaman akan diadakan pada pagi hari tanggal 27 November, dengan kremasi yang diperkirakan akan dilakukan di Pemakaman Phuc An Vien (Kota Thu Duc, Kota Ho Chi Minh).
Selama bertahun-tahun, penyanyi Thai Tran telah berjuang melawan berbagai penyakit. Ia menderita gagal jantung stadium akhir dan telah menjalani operasi untuk memasang alat pacu jantung. Selain itu, penyanyi ini juga menderita penyakit ginjal dan membutuhkan dialisis setiap hari.

Penyanyi Thai Tran (Foto: Disediakan oleh keluarga).
Selain itu, pada suatu waktu, penyanyi Thai Tran harus menerima pengobatan intravena empat kali sehari, dan juga pergi ke rumah sakit setiap minggu untuk infus protein dan suntikan penambah darah.
Thai Tran, lahir pada tahun 1979 di provinsi Dong Nai , memenangkan hadiah keempat dalam Kontes Menyanyi Televisi Kota Ho Chi Minh pada tahun 2002. Pada tahun 2014, penyanyi wanita ini berpartisipasi dalam kompetisi "I Am the Winner", memukau dengan suara emosionalnya dan semangat yang kuat serta optimis, meskipun saat itu sedang menjalani perawatan untuk gagal ginjal.
Bakat dan ketekunan Thai Tran menyentuh hati seniman Hoai Linh, yang mengadopsinya dan mendukungnya dalam mengejar karier seninya. Pada tahun 2015, ia merilis album lagu-lagu Trinh Cong Son, "Flying Away Silently."
Setelah kompetisi, penyanyi itu jarang berpartisipasi dalam pertunjukan karena kondisi kesehatannya terus memburuk.

Penyanyi Thai Tran bersama suaminya (Foto: Facebook milik orang tersebut).
Pada tahun 2020, penyanyi Thai Tran kembali ke panggung dalam acara "Penyanyi Misterius" setelah absen cukup lama. Saat itu, ia menangis tersedu-sedu ketika berbicara tentang perjalanan beratnya melawan penyakit.
Dia mengatakan bahwa dia merindukan panggung dan penonton karena sudah lama tidak bisa bernyanyi karena alasan kesehatan. Penyanyi itu juga mengakui bahwa dia hampir meninggal beberapa kali tetapi berhasil mengatasinya dan terus hidup.
Tautan sumber







Komentar (0)