
Salah satu hal yang menarik adalah pengoperasian percontohan sistem Kios AI pintar untuk membantu warga dalam melaksanakan prosedur administrasi. Selain sistem nomor antrian dan penjadwalan janji temu untuk penyerahan dokumen, Kios AI membantu warga dengan mudah mencari informasi, memilih prosedur, dan menerima panduan suara.
Cukup sampaikan permintaan Anda, dan sistem akan menerima, menganalisis, dan mendukung langkah-langkah yang tepat untuk diambil. Prosesnya disederhanakan dan lebih nyaman, terutama bermanfaat bagi lansia dan mereka yang memiliki akses terbatas ke teknologi. Kiosk ini juga mengintegrasikan fitur untuk mendukung verifikasi informasi warga, menghubungkan data digital dan platform layanan publik, berkontribusi pada peningkatan modernitas dan transparansi dalam menangani prosedur administrasi.
Bapak Phung berbagi: “Reformasi prosedur administrasi bukan hanya tentang mempersingkat waktu pemrosesan permohonan, tetapi yang lebih penting, tentang membuat orang merasa nyaman, mudah diakses, dan terlayani dengan baik. Ketika bahkan orang lanjut usia pun dapat secara mandiri menangani dan mengirimkan permohonan secara online, maka transformasi digital akan benar-benar menjadi bagian dari kehidupan mereka.”
Selain berfokus pada penerapan teknologi, Bapak Phung juga memberikan perhatian khusus pada pembangunan semangat pelayanan di antara staf dan pegawai negeri. Di Pusat tersebut, staf yang menerima permohonan tidak hanya membimbing masyarakat melalui "prosedur yang benar" tetapi juga secara langsung membantu warga dalam mengajukan permohonan secara daring dan melakukan pembayaran daring, memastikan penyelesaian pada percobaan pertama.
Ibu Thai Truc Duong (berdomisili di Dusun 2, Komune Can Duoc) berbagi: "Setelah datang ke Pusat ini, saya menerima bimbingan yang sangat berdedikasi dari para staf, sehingga prosedur diselesaikan jauh lebih cepat, dan saya tidak perlu melakukan banyak perjalanan seperti sebelumnya."
Berkat implementasi berbagai solusi yang terkoordinasi, Pusat tersebut telah mencapai banyak hasil positif. Indeks pelayanan warga dan pelaku usaha dalam melaksanakan prosedur administrasi dan menyediakan layanan publik di komune mencapai 99,90/100 poin, dengan peringkat sangat baik.
Pada kuartal pertama tahun 2026, Pusat tersebut menerima 11.552 permohonan, termasuk lebih dari 3.200 dari luar wilayah tersebut. Tingkat permohonan daring mencapai 99,94%. 100% permohonan diproses tepat waktu, tanpa ada permohonan yang terlambat.
Yang perlu diperhatikan, hampir 40% permohonan diproses lebih cepat dari jadwal. Digitalisasi dokumen dan digitalisasi proses administrasi mencapai 100%. Selain itu, tingkat pembayaran online mencapai lebih dari 95%, secara bertahap membentuk kebiasaan menggunakan metode pembayaran non-tunai di kalangan masyarakat.
Melalui tindakan nyata, Bapak Le Minh Phung dan staf Pusat Pelayanan Administrasi Publik Komune Can Duoc secara bertahap membangun administrasi yang berorientasi pada pelayanan, lebih dekat dengan masyarakat, lebih modern, dan lebih efisien.
Sumber: https://baotayninh.vn/can-bo-tan-tam-voi-hanh-chinh-so-147928.html








Komentar (0)