![]() |
| Gambaran umum area di mana lahan publik diduduki secara ilegal di kawasan perumahan Goc Voi 1 dan Goc Voi 2. |
Di area pemakaman Gốc Vối 1 dan Gốc Vối 2 di kelurahan Linh Sơn, beberapa keluarga baru-baru ini secara sewenang-wenang meratakan tanah, membangun tembok bata, dan membagi lahan di tanah publik, mengubah penggunaan lahan dan menimbulkan keresahan di kalangan warga setempat. Bapak Nguyen Manh Cuong, seorang warga yang tinggal di dekat area tersebut, menyatakan keprihatinannya bahwa pendirian pemakaman keluarga tanpa izin di dekat permukiman dapat memengaruhi lingkungan hidup, sumber air, lanskap, dan kehidupan keluarga di sekitarnya.
Senada dengan pendapat tersebut, Bapak Pham Ngoc Son, seorang warga yang tinggal di dekat situ, percaya bahwa perataan tanah dan pembangunan tanpa izin di lahan publik perlu dihentikan sejak dini. Hal ini bukan hanya pelanggaran, tetapi juga secara langsung memengaruhi ketertiban umum, lingkungan permukiman, dan efektivitas pemerintahan daerah.
![]() |
| Bahan-bahan bangunan telah ditimbun di lokasi tersebut. |
Menindaklanjuti keluhan dari warga, Komite Rakyat Kelurahan Linh Son menugaskan departemen khusus untuk berkoordinasi dengan para pemimpin kelompok lingkungan untuk melakukan inspeksi di lokasi. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa di bidang tanah nomor 38, lembar peta nomor 26, terdapat 25 kasus terkait perataan tanah dan pembangunan. Satuan tugas menyusun laporan, menangguhkan kegiatan yang melanggar, dan meminta pemindahan orang dan kendaraan dari lokasi tersebut.
Terkait bangunan yang dibangun secara ilegal, Komite Rakyat Kelurahan Linh Son mewajibkan warga untuk membongkarnya sendiri, menyelesaikan proses tersebut sebelum 18 April 2026. Setelah batas waktu ini, jika mereka tidak mematuhi secara sukarela, Komite Rakyat Kelurahan akan mengatur pembongkaran sesuai peraturan. Batas waktu ini jelas menunjukkan sikap tegas dalam menangani pelanggaran dan mencegahnya berlanjut.
Menurut Bapak Truong Cong Quyet, Wakil Kepala Dinas Ekonomi , Infrastruktur, dan Perencanaan Kota Kelurahan Linh Son, sikap pemerintah daerah adalah untuk menangani secara tegas kasus-kasus penggunaan lahan untuk tujuan yang tidak semestinya dan pembangunan ilegal di lahan publik, serta mencegah terbentuknya situasi ilegal baru. Pemerintah daerah telah menetapkan tanggung jawab khusus kepada departemen terkait dalam memantau, memeriksa, dan mencegah terulangnya kejadian tersebut.
Lahan publik adalah aset bersama dan harus dikelola serta digunakan sesuai dengan perencanaan, peraturan, dan kewenangan yang tepat. Dengan adanya pelanggaran yang ditemukan di Goc Voi 1 dan Goc Voi 2, yang ditunggu-tunggu masyarakat saat ini adalah tindakan tegas, penanganan yang terbuka dan transparan, serta resolusi definitif untuk menjaga disiplin, memastikan stabilitas dalam kehidupan masyarakat, dan memperkuat kepercayaan terhadap efektivitas pengelolaan negara di tingkat lokal.
Sumber: https://baothainguyen.vn/ban-doc/ban-doc-quan-tam/202604/can-xu-ly-dut-diem-tinh-trang-lan-chiem-dat-cong-36c66fd/








Komentar (0)