Menurut situs berita “cbc.ca”, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan pada tanggal 23 Juni bahwa Meksiko dan Kanada telah sepakat untuk mengambil posisi bersama dalam negosiasi Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA).
Meskipun AS bersikeras untuk melanjutkan pembicaraan perdagangan terpisah dengan Meksiko dan Kanada, Sheinbaum mengatakan bahwa Meksiko selalu mendukung negosiasi trilateral.
Dia berkata: "Kita semua menyadari keputusan pemerintah AS, keputusan Presiden Trump, untuk mengejar visi perdagangan internasional yang berbeda, yaitu visi yang lebih proteksionis. Semua negosiasi berlangsung dalam kerangka kerja ini."
Pekan lalu, Menteri Ekonomi Meksiko Marcelo Ebrard mengumumkan bahwa ketiga negara akan bertemu secara daring pada tanggal 1 Juli untuk menyampaikan pandangan mereka tentang masa depan perjanjian perdagangan trilateral. Ini akan menjadi pertemuan trilateral resmi pertama.
Ebrard juga mengatakan bahwa ia membahas USMCA dengan Menteri Perdagangan AS-Kanada Dominic LeBlanc di Toronto pada bulan Mei selama kunjungan delegasi perdagangan Meksiko ke Kanada. Namun, pertemuan ini bukanlah sesi negosiasi formal.
Perjanjian USMCA dijadwalkan akan berakhir pada tahun 2036. Setiap pihak yang terikat dalam perjanjian tersebut dapat menarik diri dari perjanjian perdagangan setelah memberikan pemberitahuan enam bulan sebelumnya.
Ketiga pihak akan mengadakan pertemuan daring penting pada tanggal 1 Juli untuk membahas apakah akan memperpanjang perjanjian perdagangan selama 16 tahun lagi atau mengejar jalur lain yang dapat membantu kelanjutan negosiasi.
Kanada dan Meksiko sama-sama telah secara resmi mengumumkan niat mereka untuk meminta perpanjangan USMCA, sementara Amerika Serikat terus menyatakan keraguan tentang masa depan perjanjian perdagangan tersebut.
Amerika Serikat telah mengirimkan sinyal yang beragam mengenai niatnya, dengan Presiden Donald Trump memperingatkan agar tidak memperbarui perjanjian yang ia tandatangani selama masa jabatan pertamanya, kemudian mengatakan bahwa ia mungkin akan menandatanganinya. Namun, AS belum mengambil sikap resmi.
Menurut Sheinbaum, komentar Presiden Trump tentang USMCA merupakan upaya untuk mendapatkan konsesi, dan dia mendesak Kanada untuk "bersikap sangat tegas."
Dia mengatakan, "Ini akan memungkinkan perdagangan maritim antara Meksiko dan Kanada berkembang pesat, baik ke arah Meksiko maupun Kanada. Kedua negara ingin mempertahankan perjanjian perdagangan ini."
Ibu Sheinbaum menyoroti investasi Kanada baru-baru ini di pelabuhan Altamira di Teluk Meksiko, Tamaulipas, sebagai contoh dari semakin eratnya hubungan ekonomi antara kedua negara.
Logistec yang berbasis di Montreal baru-baru ini mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Inmobiliaria Portuaria de Altamira (IPA), sebuah fasilitas yang terletak di Pelabuhan Altamira yang menangani baja dan material industri berukuran besar yang tidak dapat dimasukkan ke dalam kontainer pengiriman.
Pemerintah Kanada menyoroti perjanjian ini sebagai salah satu hasil paling signifikan setelah kunjungan delegasi perdagangan Kanada terbesar yang pernah ada ke Meksiko pada bulan Februari.
Menurut angka pemerintah federal, Kanada dan Meksiko diproyeksikan akan mencatat perdagangan barang senilai sekitar 62 miliar dolar Kanada (CAD) pada tahun 2025.
Angka ini meningkat drastis sejak Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) ditandatangani pada tahun 1994, ketika perdagangan antara Kanada dan Meksiko hanya kurang dari CAD 5 miliar.
Kanada merupakan tujuan ekspor terbesar kedua bagi barang-barang Meksiko tahun lalu, dan ekspor Meksiko diproyeksikan meningkat sebesar 17% antara tahun 2024 dan 2025.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/canada-va-mexico-hop-suc-dam-phan-usmca-voi-my-post1120138.vnp










