![]() |
Carrick membantu Manchester United mencapai level yang lebih tinggi dalam waktu singkat. |
Pada malam tanggal 1 Maret, kemenangan 2-1 melawan Crystal Palace memberi MU asuhan Carrick 23 poin setelah 9 pertandingan, sekaligus menyamai rekor awal terbaik dalam sejarah Premier League yang dipegang oleh manajer Ange Postecoglou. Tidak hanya itu, ia juga membawa "Setan Merah" meraih 5 kemenangan beruntun di Old Trafford.
Dalam periode terakhir saja, Carrick telah memenangkan 6 dan seri 1 dari 7 pertandingannya, termasuk dua kemenangan beruntun melawan pesaing gelar Arsenal dan Man City. Oleh karena itu, MU diprediksi akan lolos ke Liga Champions. Namun, performa impresif ini menempatkan manajemen klub dalam posisi yang sulit.
Carrick hanya menjadi manajer interim setelah Ruben Amorim pergi, tetapi hasilnya melebihi ekspektasi, membuat pertanyaan tentang kontrak jangka panjang menjadi tidak dapat diprediksi. Secara internal, banyak pemain kunci seperti Bruno Fernandes dan Harry Maguire dikatakan mendukung Carrick karena pendekatan taktisnya yang jelas dan manajemen ruang ganti yang tenang.
Namun di luar, perdebatan berkecamuk dengan sengit. Gary Neville berpendapat bahwa MU harus mencari manajer papan atas untuk meminimalkan risiko, meskipun ia mengakui kinerja Carrick yang luar biasa. Roy Keane lebih blak-blakan, menyatakan bahwa kesuksesan jangka pendek tidak selalu berarti seorang manajer mampu bersaing memperebutkan gelar dalam jangka panjang. Sementara itu, Rio Ferdinand menekankan bahwa setiap pilihan memiliki risiko yang melekat.
Jelas, Carrick telah muncul sebagai kandidat teratas, mengungguli banyak nama besar lainnya. Tetapi akankah MU mengambil risiko dengan manajer yang minim pengalaman di level tertinggi, atau akankah mereka mencari pilihan yang lebih aman? Jawabannya masih terbuka. Untuk saat ini, Carrick hanya perlu terus menang dan meyakinkan klub Old Trafford bahwa dia pantas mendapatkannya.
Sumber: https://znews.vn/carrick-khien-mu-dau-dau-post1631570.html








Komentar (0)