(CLO) DJ Daniel, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang selamat dari kanker, secara resmi bergabung dengan Dinas Rahasia AS setelah diperkenalkan oleh Presiden Donald Trump di hadapan Kongres AS pada Selasa malam.
"Malam ini, di ruangan ini, ada seorang pemuda yang sangat mencintai polisi kita," kata Trump. "Namanya DJ Daniel, dia berusia 13 tahun, dan dia selalu bercita-cita menjadi polisi. Pada tahun 2018, DJ didiagnosis menderita kanker otak. Dokter memvonisnya hanya lima bulan untuk hidup, tetapi itu sudah lebih dari enam tahun yang lalu."
DJ Daniel, penyintas kanker berusia 13 tahun, menerima penghormatan dalam pidato Trump di hadapan Kongres pada hari Selasa. Foto: FN
Kisah Daniel mendapat sambutan hangat dari sebagian besar hadirin, meskipun beberapa Demokrat tetap duduk saat Trump berbicara tentang anak laki-laki itu.
Presiden menceritakan perjalanan inspiratif Daniel dan ayahnya, yang berjuang keras mewujudkan impiannya menjadi seorang polisi. Daniel diangkat menjadi anggota kehormatan kepolisian setempat. Namun, Trump punya kejutan yang lebih besar di atas panggung.
"Malam ini, DJ, kami akan memberimu kehormatan terbesar," seru Trump. "Saya meminta Direktur Dinas Rahasia kita yang baru, Sean Curran, untuk secara resmi mengangkatmu sebagai agen Amerika Serikat."
Pak Curran kemudian menghampiri Daniel dan menyerahkan lencana Dinas Rahasia yang dibuat khusus. "Terima kasih, DJ," kata Pak Trump. Penonton bertepuk tangan meriah dan meneriakkan namanya.
Namun di media sosial, beberapa orang memperhatikan respons yang kurang antusias dari Partai Demokrat. Mantan Sekretaris Pers Gedung Putih, Ari Fleischer, berkomentar di X: "Jika Partai Demokrat tidak bisa bertepuk tangan untuk seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang berani dan ingin menjadi polisi, maka ada yang salah dengan mereka."
Hoai Phuong (menurut Fox News, NYP)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/cau-be-13-tuoi-chien-thang-ung-thu-tro-thanh-diep-vien-mat-vu-my-post337165.html
Komentar (0)