![]() |
Kekacauan internal meletus di West Ham menyusul degradasi mereka. Foto: Reuters . |
Meskipun mengalahkan Leeds 3-0 di putaran terakhir Liga Premier, "The Hammers" tetap terdegradasi setelah rival mereka, Tottenham, menang 1-0 atas Everton.
Hasil ini membuat West Ham finis di posisi ke-18 dengan 42 poin dan secara resmi kembali ke Championship untuk pertama kalinya sejak 2012. Ini dianggap sebagai kejutan besar bagi klub London tersebut, terutama karena mereka pernah memiliki ambisi untuk menjadi kekuatan baru di sepak bola Inggris setelah pindah ke London Stadium.
Tragedi West Ham semakin diperparah oleh keretakan internal di ruang ganti. Menurut The Athletic , bek tengah Jean-Clair Todibo terlibat adu mulut sengit dengan manajer Nuno Espirito Santo setelah kekalahan 1-3 dari Newcastle di babak penultimate.
Dalam pertandingan itu, Todibo diganti pada menit ke-25 untuk memberi jalan bagi striker Taty Castellanos. Keputusan ini membuat bek Prancis itu marah. Awalnya, ia mengeluh kepada pelatih kiper Rui Barbosa sebelum langsung menemui pelatih Santo.
Kontroversi tersebut dengan cepat menjadi di luar kendali. Sumber-sumber melaporkan bahwa Todibo menyatakan dia "tidak akan pernah bermain untuknya lagi" jika Santo tetap bertanggung jawab atas West Ham. Akibatnya, mantan bintang OGC Nice itu dicoret dari skuad untuk pertandingan melawan Leeds.
Di tengah ancaman degradasi, West Ham dilaporkan tengah berupaya menjual sejumlah pemain untuk menyeimbangkan keuangan mereka. Pemain yang kemungkinan akan meninggalkan klub antara lain Konstantinos Mavropanos, Crysencio Summerville, dan Mateus Fernandes.
Sumber: https://znews.vn/cau-thu-west-ham-noi-loan-post1653915.html








Komentar (0)