Tanaman krisan (juga dikenal sebagai krisan welas asih) adalah semak yang umum ditemukan di daerah pedesaan Vietnam, yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan.
Antibakteri, antiinflamasi
Sebuah studi tahun 2018 dalam Journal of Ethnopharmacology mencatat bahwa ekstrak daun krisan secara signifikan mengurangi edema kaki pada tikus, setara dengan indometasin dosis rendah. Ekstrak kasar dari daun ini juga menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Candida albicans secara in vitro – inilah mengapa krisan umumnya digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati infeksi dan luka.
Mengurangi ketegangan saraf dan sakit kepala.
Aroma alami dan minyak esensial dari tanaman krisan memiliki efek menenangkan dan merilekskan sistem saraf pusat, sehingga sangat cocok untuk orang yang bekerja di bawah tekanan mental tinggi atau mereka yang menderita sakit kepala kronis. Menggunakan daun krisan secara teratur dalam sup atau meminum rebusan krisan dalam jumlah sedang akan membantu mengatur sirkulasi darah, mengurangi tekanan pada pembuluh darah otak, sehingga meningkatkan ketenangan pikiran, kualitas tidur, dan tidur yang lebih nyenyak setiap malam.
![]() |
Krisan Cina (juga dikenal sebagai krisan welas asih) adalah semak yang umum ditemukan di daerah pedesaan Vietnam. (Gambar ilustrasi). |
Baik untuk sistem pencernaan.
Jika Anda sering mengalami kembung, perut buncit, atau gangguan pencernaan setelah makan makanan berlemak, teh krisan bisa menjadi solusi yang bagus untuk merangsang pergerakan usus yang lebih lancar. Caranya sederhana: ambil segenggam daun krisan kering, seduh dalam air mendidih seperti teh hijau biasa, dan minum secangkir hangat sekitar 30 menit setelah makan.
Mengobati batuk yang disebabkan oleh sakit tenggorokan, menenangkan tenggorokan.
Batuk yang terus-menerus, terutama batuk malam hari yang disebabkan oleh sakit tenggorokan atau bronkitis, merupakan masalah besar yang sangat memengaruhi tidur dan kualitas hidup banyak orang. Sifat antibiotik dan anti-inflamasi alami dalam daun krisan membantu membunuh bakteri pernapasan, menenangkan lapisan tenggorokan, membersihkan dahak, dan mengurangi iritasi yang menyebabkan batuk terus-menerus.
Mencegah penuaan, mendukung penurunan berat badan.
Alasan mengapa krisan dapat memperlambat proses penuaan adalah karena antioksidan alami yang terkandung di dalamnya. Antioksidan ini memberikan perlindungan maksimal pada sel dari kerusakan kronis, menjaga kulit tetap kencang dan halus, serta mencegah radikal bebas merusak kesehatan. Selain itu, krisan juga bertindak sebagai katalis biologis, yang sangat mendukung proses penurunan berat badan.
Pencegahan kanker
Komponen seperti tanin, saponin, flavonoid, fenol, dan proantosianidin ditemukan dalam ekstrak dari daun dan akar tanaman krisan. Di antara komponen-komponen ini, fenol, flavonoid, dan tanin memiliki kemampuan untuk menghambat ATP – transporter seperti kaset pada sel kanker – sehingga mencegah pertumbuhannya. Meskipun penelitian menunjukkan potensi krisan dalam mendukung pengobatan kanker, lebih banyak studi klinis diperlukan untuk mengkonfirmasi kemanjuran dan keamanan penggunaan krisan dalam pengobatan kanker.
Sumber: https://znews.vn/cay-thuoc-dan-gian-giup-ngua-ung-thu-co-nguoi-trong-lam-canh-post1654221.html









Komentar (0)