Berdasarkan keputusan ini, data dalam Basis Data Registrasi Kendaraan dapat dimanfaatkan dan digunakan sebagai pengganti informasi pada berbagai jenis dokumen untuk memproses prosedur administratif.

Dokumen pengganti tersebut meliputi: Sertifikat inspeksi keselamatan teknis dan perlindungan lingkungan untuk kendaraan bermotor; Sertifikat pendaftaran untuk kapal laut; Sertifikat keselamatan teknis dan perlindungan lingkungan untuk kapal perairan pedalaman; Sertifikat inspeksi keselamatan teknis dan perlindungan lingkungan untuk kendaraan bermotor khusus.
Oleh karena itu, mulai sekarang, pemilik kendaraan tidak perlu lagi menyerahkan salinan atau menunjukkan sertifikat/buku inspeksi asli. Sebagai gantinya, mereka dapat menggunakan sertifikat registrasi kendaraan yang terintegrasi ke dalam aplikasi VNeID saat melakukan inspeksi kendaraan atau prosedur terkait lainnya. Melalui pencarian data digital, waktu yang dibutuhkan untuk memproses prosedur administrasi akan dipersingkat secara signifikan.
Sertifikat inspeksi kendaraan secara resmi dihapuskan.
Kementerian Konstruksi telah meminta kementerian, lembaga setingkat kementerian, dan Komite Rakyat provinsi dan kota untuk meninjau dan merestrukturisasi prosedur administrasi di sektor dan bidang manajemen masing-masing. Sejalan dengan itu, prosedur administrasi di bawah wewenang Komite Rakyat tingkat provinsi dan kecamatan akan menggunakan data dari Basis Data Registrasi Kendaraan untuk menggantikan dokumen kertas dalam proses aplikasi.
Sebelumnya, mulai 1 Maret, semua pusat inspeksi kendaraan di seluruh negeri mulai menerbitkan sertifikat elektronik untuk inspeksi keselamatan teknis dan perlindungan lingkungan. Jika pemilik kendaraan membutuhkan salinan kertas, pusat inspeksi akan mencetaknya langsung dari perangkat lunak manajemen (tanpa menggunakan formulir kertas) dan membubuhkan stempel sebagai konfirmasi sebelum menyerahkannya kepada pemilik.
Selanjutnya, menurut Keputusan Pemerintah Nomor 89/2026 yang baru-baru ini dikeluarkan, yang berlaku mulai 1 Januari 2027, mobil tidak lagi diwajibkan untuk menempelkan stiker inspeksi pada kaca depan. Pengelolaan kendaraan akan dilakukan sepenuhnya melalui data elektronik, dikombinasikan dengan sistem kamera AI dan platform digital.
Sumber: https://baolaocai.vn/chinh-thuc-xoa-so-giay-chung-nhan-dang-kiem-post899962.html








Komentar (0)