Ini dapat dianggap sebagai terobosan besar bagi industri semikonduktor di Vietnam, yang menegaskan kemampuan para insinyur Vietnam dari Digital (anggota CT Group) untuk mendesain chip dan menguasai teknologi inti.
Produk teknologi strategis untuk semua negara.
Di era transformasi digital komprehensif dan tren pengembangan kembaran digital (digital twin), perangkat dan sistem cerdas harus mampu secara akurat "merasakan," "memahami," dan "merespons" dunia nyata. Chip Konverter Analog-ke-Digital (ADC) dan Konverter Digital-ke-Analog (DAC) adalah "jembatan" kunci, yang membantu mengumpulkan dan mengubah sinyal fisik menjadi data digital, menciptakan fondasi untuk simulasi, optimasi, dan operasi secara real-time – elemen inti dalam membangun kembaran digital dan mendorong transformasi digital di semua bidang.
Banyak orang masih belum memahami apa sebenarnya fungsi chip ini. Ketika ditanya pertanyaan ini, ChatGPT, sebuah aplikasi AI, menjawab bahwa ADC dan DAC adalah "jembatan" yang sangat diperlukan untuk membantu perangkat elektronik memahami dan berinteraksi dengan dunia di sekitarnya. ADC mengubah sinyal analog—seperti suara, cahaya, dan suhu—menjadi sinyal digital agar dapat diproses oleh chip, sementara DAC melakukan proses sebaliknya, mengontrol speaker, motor, atau sistem sensor.
Dalam bidang keamanan dan pertahanan, ADC/DAC terintegrasi ke dalam sistem radar, senjata berpemandu presisi, kendaraan udara tak berawak (UAV), serta sistem pengawasan dan navigasi. Dalam pertanian cerdas, ADC/DAC mendukung sensor yang mengukur kelembaban, suhu, dan kualitas tanah, mengendalikan sistem irigasi otomatis untuk mengoptimalkan produktivitas dan menghemat sumber daya. Untuk kendaraan otonom, ADC/DAC memainkan peran penting dalam sistem kamera, sensor LiDAR, radar, dan bantuan mengemudi cerdas, membantu kendaraan mendeteksi dan menangani situasi dengan cepat. Dalam perangkat AI dan elektronik konsumen, ADC/DAC hadir dalam mikrofon, headphone, speaker pintar, dan perangkat realitas virtual (VR), membantu mereproduksi suara dan gambar yang realistis dan halus. Dalam bidang kesehatan, ADC/DAC digunakan dalam mesin ultrasound, monitor detak jantung, dan peralatan pencitraan diagnostik (CT, MRI), meningkatkan akurasi dan keandalan diagnosis dan pengobatan. Oleh karena itu, ADC dan DAC dianggap sebagai "jembatan" yang sangat diperlukan antara dunia fisik dan digital, memainkan peran mendasar dalam era teknologi modern.
Yang lebih penting lagi, chip semikonduktor merupakan kunci bagi proses transformasi digital yang komprehensif, mendukung pembangunan replika digital untuk sistem yang kompleks, memungkinkan koneksi, analisis, dan pemrosesan data dalam jumlah besar secara real-time. Menguasai teknologi chip semikonduktor berarti memegang "kunci" untuk mengembangkan ekonomi digital yang mandiri, meningkatkan daya saing, dan melindungi keamanan nasional di era digital.

Mengapa chip ADC penting bagi Vietnam?
Pada fase 3 transformasi digital – tahap pengembangan tertinggi dengan fokus pada kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), big data, dan otomatisasi komprehensif – kemampuan untuk mendigitalkan dunia nyata menjadi fondasi yang wajib. Chip Konverter Analog-ke-Digital (ADC) adalah komponen inti yang bertanggung jawab atas peran ini.
Secara teknis, peran ADC adalah untuk mengubah sinyal analog kontinu (misalnya, suara, cahaya, suhu, tekanan) menjadi sinyal digital, sehingga memungkinkan mikroprosesor (MCU), FPGA, atau sistem AI untuk memproses dan membuat keputusan yang cepat dan akurat. Parameter teknis utama seperti resolusi, laju pengambilan sampel, dan tingkat kebisingan secara langsung menentukan akurasi, keandalan, dan kinerja seluruh sistem.
Di era transformasi digital saat ini, sistem membutuhkan kemampuan untuk mengumpulkan dan menganalisis data secara real-time (akuisisi data real-time), sekaligus memproses sejumlah besar informasi dengan latensi sangat rendah (latensi ultra-rendah). ADC (Automated Digital Control Units) adalah "gerbang" yang menghubungkan miliaran sensor di seluruh platform IoT, mengoperasikan robot industri, mengendalikan kendaraan otonom, mengoptimalkan jalur produksi pabrik pintar, dan mendukung aplikasi kedokteran presisi.

Perwakilan dari Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh dan Ketua CT Group, Tran Kim Chung, melakukan upacara peluncuran desain chip ADC pada tanggal 29 Juni.
Bagi Vietnam, mendesain dan mengembangkan chip ADC sendiri tidak hanya meningkatkan kemampuan teknologi tetapi juga mengangkat posisi negara tersebut dalam rantai nilai global, khususnya dalam desain front-end dan optimasi tingkat sistem, yang menghasilkan nilai tambah terbesar. Menguasai teknologi inti mengurangi ketergantungan pada komponen strategis impor, meningkatkan tingkat lokalisasi, dan memastikan kontrol kualitas dan keamanan sejak awal.
Yang lebih penting lagi, chip ADC memainkan peran mendasar dalam membangun ekosistem digital: mulai dari kota pintar dan jaringan listrik pintar hingga pertanian presisi dan solusi perawatan kesehatan digital. Ini adalah batu loncatan bagi Vietnam untuk mengembangkan produk "Buatan Vietnam" dengan kandungan teknologi dan intelektual yang tinggi, siap bersaing di pasar internasional.
Oleh karena itu, chip ADC bukan hanya komponen elektronik, tetapi juga dianggap sebagai "kunci teknologi" yang akan membantu Vietnam menerobos fase transformasi digital komprehensif, menegaskan posisi negara tersebut di peta teknologi global.
Sumber: https://thanhnien.vn/chip-adc-cua-ct-group-lam-duoc-nhung-gi-185250722174013958.htm






Komentar (0)