Pada malam tanggal 3 Juni, para penggemar sepak bola akan mengalihkan perhatian mereka ke Stadion Wembley, tempat Manchester City dan Manchester United akan bertanding di final Piala FA 2022-2023, trofi paling bergengsi di sepak bola Inggris.
Meskipun telah ratusan kali bertemu sebelumnya, ini akan menjadi kali pertama Manchester City dan Manchester United saling berhadapan di final Piala FA. Pertandingan ini diprediksi akan seru dan dramatis.
Manchester City tiba di Wembley dengan tujuan menyelesaikan dua pertiga dari kampanye kemenangan treble mereka setelah berhasil mempertahankan gelar Liga Premier.
Setelah mengamankan gelar Liga Premier, tim Pep Guardiola menunjukkan tanda-tanda "bersantai" dalam dua pertandingan liga domestik terakhir mereka melawan Brighton dan Brentford untuk menghemat energi demi final ini. Tidak diragukan lagi, Manchester City di London akan menjadi tim yang benar-benar berbeda, Manchester City dengan tekad yang sangat kuat.
Manchester City memiliki dua final di depan mereka: Piala FA dan Liga Champions, saat mereka mengincar treble bersejarah. Jika berhasil, mereka akan menjadi tim Inggris kedua yang memenangkan Liga Premier, Liga Champions, dan Piala FA dalam satu musim. Klub pertama yang mencapai ini adalah Manchester United asuhan Sir Alex Ferguson pada musim 1998-1999. Man City berada di jalur menuju kejayaan jika mereka mampu mengalahkan Manchester United, karena itu akan menjadi pernyataan kekuatan, kebanggaan, dan kelas dari tim nomor satu di Eropa saat ini.
Manchester City memasuki final Piala FA dengan skuad terbaik yang mereka miliki. Masalah dengan Grealish, De Bruyne, Akanji, dan Dias tidak terlalu serius. Hal ini memberi Pep Guardiola kebebasan yang cukup untuk bereksperimen dengan susunan pemain di Wembley.
Juara Liga Primer saat ini memiliki pencetak gol terbanyak dan pemberi assist terbanyak di liga sepak bola papan atas Inggris. Erling Haaland telah mencetak 52 gol dan memberikan 9 assist musim ini dalam 51 penampilan. Ia juga mencetak hat-trick dalam kemenangan Manchester City 6-3 atas Manchester United di Liga Primer musim ini. Menghadapi The Citizens dan Erling Haaland jelas merupakan tantangan besar bagi Manchester United saat ini.
Manchester United telah memenangkan 12 gelar Piala FA, menjadikan mereka tim tersukses kedua dalam sejarah kompetisi selama 151 tahun, hanya di belakang Arsenal dengan 14 gelar.
Derby Manchester ini merupakan bentrokan antara dua manajer top saat ini: Pep Guardiola dan Erik ten Hag. Rekor pertemuan mereka saat ini adalah 1-1.
Dalam pertandingan terakhir mereka di Old Trafford, manajer Erik ten Hag meyakinkan lebih dari 70.000 penggemar bahwa timnya akan membawa pulang trofi. Dengan empat kemenangan beruntun, Setan Merah berada dalam performa yang sangat baik dan menyimpan harapan untuk sekali lagi menggulingkan dominasi Manchester City.
Manajer Erik ten Hag kemungkinan besar harus menggunakan keempat gelandang – Casemiro, Fred, Eriksen, dan Bruno – untuk menghindari kewalahan menghadapi lini tengah Manchester City yang dinamis.
Kekuatan Manchester City tak terbantahkan, menanamkan rasa takut pada setiap lawan, tetapi persaingan dan harga diri tidak akan membiarkan MU menyerah dalam keadaan apa pun. Tim Erik ten Hag memiliki tanggung jawab penting untuk menghentikan ambisi tetangga mereka menjadi tim nomor satu di Manchester. Jika mereka mengalahkan The Citizens, itu akan menjadi pertama kalinya MU memenangkan Piala FA dan Piala Liga dalam musim yang sama.
Menghadapi Manchester City yang sedang dalam performa puncak, apa yang perlu dilakukan Manchester United untuk menetralisir kekuatan juara bertahan Inggris tersebut? Ingat, dalam pertemuan terakhir mereka, Setan Merah dengan gemilang mengalahkan The Citizens. Mampukah tim Erik ten Hag mengulangi prestasi itu di final Piala FA 2022-2023, yang akan berlangsung pukul 21.00 pada tanggal 3 Juni? Sebuah derbi yang sengit dan tak terduga.
Susunan pemain inti yang diperkirakan untuk kedua tim:
Man City: Ederson, Ake, Dias, Akanji, Rodri, Stones; Grealish, Gundogan, De Bruyne, B.Silva, Haaland.
MU: De Gea, Shaw, Varane, Lindelof, Wan Bissaka, Casemiro, Fred; Bruno, Erkisen, Sancho, Rashford.
Minh Dang/baotintuc
Tautan sumber






Komentar (0)