Sebelumnya, ao dai diwajibkan sebagai seragam bagi siswi di beberapa sekolah. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pakaian ini sebagian besar hanya digunakan pada acara-acara khusus atau selama kegiatan ekstrakurikuler.
Siswi-siswi sekolah mengenakan gaun ao dai putih yang anggun - Foto: NAM TRAN
Seragam sekolah terbatas pada pakaian sederhana seperti kemeja, sweter, dan celana panjang atau rok yang serasi.
Baru-baru ini, dalam sebuah seminar tentang penghormatan dan pelestarian warisan budaya di platform digital yang diselenggarakan oleh Klub Warisan Ao Dai Vietnam Kota Ho Chi Minh, seorang perwakilan dari Asosiasi Warisan Budaya Kota Ho Chi Minh menyampaikan sebuah ide untuk proyek mengembalikan Ao Dai ke sekolah-sekolah agar generasi muda masyarakat Vietnam dapat lebih mengenal pakaian tradisional ini.
Dan ketika siswa mengenakan pakaian tradisional ao dai, mereka mungkin lebih memperhatikan perilaku mereka, yang berkontribusi pada pengurangan perilaku yang mengganggu dan kekerasan di kalangan siswa.
Pertama dan terpenting, harus ditegaskan bahwa semua kegiatan dan inisiatif yang bertujuan untuk menghormati ao dai Vietnam harus didukung karena bukan hanya sebagai pakaian tradisional tetapi juga memiliki nilai simbolis yang tinggi dan mewujudkan identitas nasional.
Dalam beberapa hal, ao dai (pakaian tradisional Vietnam) dan kebiasaan memakainya pada acara-acara penting dan hari libur memiliki dampak positif pada kesadaran kaum muda untuk menghormati nilai-nilai tradisional.
Namun, menghormati dan mempromosikan ao dai (pakaian tradisional Vietnam) memerlukan pertimbangan mengenai kesesuaian, kelayakan, dan potensi dampak negatifnya. Secara khusus, usulan untuk memperkenalkan kembali ao dai ke sekolah sebagai seragam siswa sulit untuk diimplementasikan.
Sifat khusus kegiatan pendidikan di sekolah hanya memperbolehkan pakaian yang rapi, ringan, nyaman, dan mudah bagi siswa untuk bergerak saat belajar dan berpartisipasi dalam kegiatan.
Karena kenyataan inilah banyak sekolah yang sebelumnya mewajibkan siswi untuk mengenakan pakaian tradisional ao dai setiap hari harus menyesuaikan peraturan mereka.
Saat ini, beberapa sekolah hanya mewajibkan siswi untuk mengenakan pakaian tradisional Vietnam (áo dài) pada hari pertama dalam seminggu selama upacara pengibaran bendera dan selama acara-acara sekolah tertentu yang bersifat khidmat.
Persyaratan wajib mengenakan pakaian tradisional Vietnam (áo dài) juga dapat menimbulkan kesulitan bagi siswa dari latar belakang kurang mampu, karena biaya áo dài lebih tinggi daripada seragam sekolah biasa.
Siswa di daerah pedesaan dan pegunungan akan menghadapi kesulitan mengenakan pakaian tradisional ao dai ke sekolah. Dibandingkan dengan jenis seragam lainnya, ao dai juga cenderung kurang sering digunakan kembali oleh orang lain.
Ada poin lain yang lebih penting: menghormati dan mempromosikan nilai tradisional melalui peraturan yang bersifat memaksa akan kurang efektif dibandingkan melalui komunikasi yang proaktif.
Pada kenyataannya, kita masih melihat siswa yang mengenakan pakaian tradisional Vietnam (áo dài) mengendarai sepeda motor berboncengan 3-4 orang, tanpa helm. Demi kenyamanan, beberapa siswi mengikat kedua ujung áo dài mereka menjadi satu atau menyelipkannya ke dalam celana. Masih ada siswa yang mengenakan áo dài untuk bolos sekolah atau terlibat dalam perilaku yang dianggap tidak bermoral dan tidak etis.
Oleh karena itu, "áo dài" (pakaian tradisional Vietnam) tidak selalu menentukan perilaku. Untuk mengubah perilaku kaum muda, kita harus mengubah persepsi mereka dan membiarkan mereka menghayati nilai-nilai yang seharusnya mereka junjung tinggi, cintai, dan banggakan.
Alih-alih mengembalikan ao dai ke sekolah sebagai seragam wajib, seharusnya ada lebih banyak kegiatan untuk membantu kaum muda memahami makna pakaian tradisional, dan mengetahui cara menggunakannya dengan tepat, pada waktu yang tepat, dengan cara yang tepat, dan dalam situasi serta konteks yang sesuai.
Dan aturan berpakaian wajib sebaiknya hanya diterapkan untuk acara-acara besar, kompetisi, dan pertunjukan siswa.
Sumber: https://tuoitre.vn/co-nen-dong-phuc-ao-dai-20241207080041437.htm






Komentar (0)