Blue Origin menghadapi penundaan setelah terjadi ledakan.
Blue Origin baru-baru ini mengalami kemunduran besar ketika roket New Glenn mereka meledak selama uji coba di Cape Canaveral, yang menyebabkan kerusakan parah pada landasan peluncuran. Insiden ini mengancam akan menunda rencana peluncuran satelit Amazon dan misi Artemis NASA selama berbulan-bulan. Para insinyur memperkirakan proses perbaikan dapat memakan waktu setidaknya enam bulan.

Landasan peluncuran Blue Origin di Cape Canaveral hancur setelah roket New Glenn meledak. (Sumber: Reuters)
Ledakan itu terjadi ketika Amazon perlu mengerahkan lebih dari 3.200 satelit dengan cepat untuk memenuhi tenggat waktu Juli 2026. Hilangnya landasan peluncuran memaksa perusahaan untuk lebih bergantung pada SpaceX, saingan lama Jeff Bezos. Namun, transisi ke Falcon 9 tidak mudah karena kapasitas muatannya yang lebih rendah dibandingkan dengan New Glenn.
NASA juga sedang menilai dampak insiden ini terhadap rencana pengiriman wahana pendarat Blue Moon dan dua robot penjelajah ke Bulan. Meskipun insiden ini merupakan pukulan besar bagi ambisi Blue Origin, para ahli percaya bahwa pasar masih membutuhkan lebih banyak pemasok, dan SpaceX hanya akan diuntungkan dalam jangka pendek.
Komputer Windows yang menggunakan chip Nvidia akan segera hadir.
Nvidia dan Microsoft bersiap untuk mengumumkan jajaran komputer Windows pertama yang menggunakan chip Nvidia sebagai prosesor utamanya. Menurut Axios, produk-produk tersebut akan diperkenalkan di pameran dagang teknologi Computex di Taiwan dan konferensi Build Microsoft di San Francisco. Ini merupakan langkah signifikan menuju perluasan kekuatan AI secara langsung pada perangkat pribadi.

CEO Nvidia Jensen Huang memamerkan chip baru tersebut dalam sebuah acara pada Januari 2026. (Sumber: Getty Images)
Model PC baru diperkirakan akan muncul di lini Surface Microsoft serta dari produsen lain seperti Dell. Langkah ini dilihat sebagai upaya langsung untuk bersaing dengan Apple, yang meluncurkan MacBook dengan chip M5 pada Maret lalu. Nvidia berharap kolaborasi dengan Microsoft akan menciptakan generasi PC yang lebih berkinerja tinggi dan hemat energi.
Selain perangkat keras, Microsoft juga berencana memperkenalkan perangkat lunak yang mendukung tugas-tugas AI dan berjalan langsung di Windows. Hal ini menandakan keinginan perusahaan untuk mengubah PC menjadi platform AI yang andal, alih-alih hanya bergantung pada komputasi awan.
Layar generasi berikutnya dari MSI
MSI baru-baru ini memperkenalkan monitor gaming generasi terbarunya di Computex 2026, yang dianggap sebagai terobosan dalam teknologi tampilan. Produk tersebut, yang diberi nama MPG OLED 322URDX36, dapat beralih dengan mulus antara tiga mode: 4K dengan kecepatan refresh 360Hz, 2K dengan 520Hz, dan Full HD dengan 680Hz. Hal ini memungkinkan para gamer untuk mengoptimalkan pengalaman mereka, mulai dari game AAA hingga game eSports dengan respons tinggi.

Monitor MSI MPG OLED 322URDX36 dipamerkan di Computex 2026. (Sumber: MSI)
Selain Triple Mode, MSI telah mengintegrasikan teknologi Penta Tandem dengan lima lapisan panel untuk mengurangi penyimpangan warna dan meningkatkan kejernihan teks. Layar ini juga dilengkapi lapisan DarkArmor Film yang meningkatkan kedalaman warna hitam hingga 40% dan meningkatkan ketahanan terhadap goresan.
Dengan kecerahan maksimum 1.500 nits dan dukungan untuk port DisplayPort 2.1a dan USB-C, perangkat ini menjanjikan menjadi pilihan utama bagi para gamer profesional. MSI akan memamerkan produk ini di stan mereka di Computex 2026, yang dibuka pada tanggal 2 Juni, tetapi harga resminya belum diumumkan.
Sumber: https://vtcnews.vn/cong-nghe-31-5-blue-origin-lao-dao-after-the-ar1021005-missile-explosion.html








Komentar (0)